Breaking News

‘Jaksa Masuk Pesantren’ Dijadikan Program Nasional di Lingkungan Adhyaksa

Jaksa Agung, HM Prasetyo menyatakan program Jaksa Masuk Pesantren yang digagas Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) sangat signifikan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Hukum itu panglima dan banyak masyarakat belum memahami itu. Dan disinilah kita akan memanfaatkan program itu untuk memberikan penyuluhan hukum,” kata Prasetyo ketika menghadiri acara bakti sosial pemeriksaan kanker rahim gratis yang diadakan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat di Taman Wisata Cimalati, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (13/07/2017).

Menurutnya, program tersebut telah diputuskan menjadi program nasional dan harus dilaksanakan disetiap kejaksaan di daerah.

“Program Jaksa Masuk Pesantren sudah program nasional,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Kejati Jabar, Setia Untung Arimuladi mengatakan, program Jaksa Masuk Pesantren telah dilaksanakan kebeberapa diwilayah Jabar, diantaranya pesantren tertua di Kota Bandung, yakni Pondok Pesantren Sukamiskin dan Pondok Pesantren Nurul Huda yang bertempat di Jalan Rancabentang Dalam, Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu cara yang dilakukan kejaksaan untuk menyampaikan pengetahuan hukum terutama kepada remaja selain program “Jaksa Masuk Sekolah”.

“Remaja itu merupakan masa yang paling kritis karena mereka sedang mencari jati,” kata Untung.

Untung mengatakan, program tersebut juga mendapatkan respon positif dari masyarakat. “Program ini dapat respon baik dari masyarakat. Bagi yang ingin tinggal hubungi kita, nanti kita akan datang hadir tanpa dipungut biaya,” ujar mantan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung itu.

Untung menambahkan, program “Jaksa Masuk Pesantren” serentak dilaksanakan di masing-masing Kejaksaan Negeri (Kejari) wilayah Jawa Barat.

“Ada 25 Kejari ditambah Kejati, tidak ada target tapi sekitar 4 pesantren disinggahi setiap Kejari. Program ini memang masih baru mudah-mudahan bisa diteruskan,” katanya.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*