Breaking News

Jadi Terpidana Kasus Pembobolan BPR Miliaran Rupiah, Jagoan Lampung Buron 4 Tahun Ditangkap Jaksa Saat Sedang Asyik dalam Hotel di Bali

Jadi Terpidana Kasus Pembobolan BPR Miliaran Rupiah, Jagoan Lampung Buron 4 Tahun Ditangkap Jaksa Saat Sedang Asyik dalam Hotel di Bali.

Tim Gabungan Jaksa dari Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi Bali berhasil membekuk buronan korupsi asal Lampung, Sugiarto Wiharjo alias Alay Sendok.

Buronan yang sudah diburu selama 4 tahun ini dibekuk di Novotel, Kawasan Wisata Tanjung Benoa, Nusa Dua Badung, Bali.

Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus) M Adi Toegarisman membenarkan penangkapan itu.

“Tim gabungan dari Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejagung, Bidang Intelijen Kejagung dan Intelijen Kejati Bali berhasil menangkap Sugiarto Wijaya alias Alay Sendok, buronan terpidana kasus korupsi BPR Tripanca Group di Lampung senilai Rp 108 miliar,” ungkap Jampidsus M Adi Toegarisman, kepada wartawan, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Sabtu (09/02/2019).

Terpidana Sugiarto ditangkap, tanpa ada perlawanan. Buronan itu ditangkap saat asyik di dalam Hotel. Menurut Adi, terpidana Sugiarto terjerat kasus pembobolan bank saat menjabat Komisaris Utama BPR Tripanca Setyadana di Lampung. Kasus ini melibatkan terpidana mantan Bupati Lampung Timur Satono, yang sampai saat ini juga masih buron.

Dijelaskan Adi Toegarisman, Sugiarto selaku Komisaris Utama PT BPR Tripanca Setyadana bersama-sama terpidana mantan Bupati Lampung Timur Satono terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan cara memindahkan uang kas daerah Pemerintah Kabupaten Lampung Timur ke BPR Tripanca Setyadana sebesar Rp 108 miliar.

Sugiarto dan Satono buron sejak tahun 2014 usai Kejati Lampung menerima putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

“Saya ingatkan untuk semua buronan, tidak ada tempat sunyi yang aman bagi mereka. Karena kami pasti akan memburu para buronan ini,” tegas Adi.

Sementara itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Mukri menambahkan, Sugiarto Wiharjo alias Alay Sendok merupakan buronan yang ke 10 di tahun 2019 dari program Tangkap Buronan 31.1 (Tabur 31.1) yang dicanangkan Jaksa Agung HM Prasetyo.

Berdasarkan Putusan MA RI 510/K/PID.SUS/2014 tanggal 21 Mei 2014, Sugiarto Wiharjo alias Alay telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman pidana penjara selama 18 tahun dan denda sebesar Rp 500 juta subsidair 6 (enam) bulan kurungan serta berkewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 106.861.624.800,” katanya terpisah.

Sugiarto dikenal sebagai tokoh besar di Lampung pada masa kejayaannya. Dia juga memiliki pengaruh kekuasaan dan kekayaan. Sugiarto sering dianggap bukan orang sembarangan karena memiliki kedekatan dengan banyak pejabat tinggi.

“Terpidana korupsi APBD Lampung Timur datang ke Bali ditemani anaknya melalui jalan darat dari Jawa Timur dengan tujuan Bali dan Lombok. Namun sesampainya di Bali terpidana diamankan oleh tim Kejati Bali,” ujar Mukri.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*