Breaking News

Jadi Buronan Kasus Tanah Negara Senilai Rp 39 Miliar, Anis Ditangkap Jaksa

Jaksa Eksekusi Rp 40 Miliar Kasus Transfer Dana Gelap Milik Terpidana Christian Milos.

Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil mengamankan terpidana yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Anis Alawany.

Buronan asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat itu merupakan terpidana kasus korupsi hak atas tanah beserta seluruh bangunan dan perlengkapannya milik PJKA atau PT KAI.

“Yang bersangkutan diamankan di Kemanggisan Jakarta Barat pada Jumat, 8 Februari 2019 jam 13:50 WIB,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Mukri dalam siaran persnya, Jumat (08/02/2019).

Mukri menjelaskan penangkapan tersebut berdasarkan Putusan MA Nomor 1704K/PID.SUS/2016 tanggal 13 Maret 2017. Anis Alwainy terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan modus pengoperan sebagaian hak atas tanah beserta seluruh bangunan dan perlengkapannya yang statusnya merupakan tanah hak pakai Nomor 76/Pinangsia atas nama PJKA seluas 62.218 M2 tanggal 20 Juni 1988 menjadi HGB sebagaimana SHGB Nomor 2849/Pinangsia atas nama PT Dwi Putra Metropolitan.

Mukri menambahkan saat pengoperan hak atas tanah itu Anis menjabat sebagai Direktur PT Dwi Putra Metropolitan.

“Sehingga atas perbuatannya Negara mengalamai kerugian sebesar Rp 39.723.165.00. Terpidana juga dijatuhi hukuman pidana penjara 7 (tujuh) tahun dan pidana denda sejumlah Rp 500.000.000 serta membayar uang pengganti sebesar Rp 39.723.165.000,” ujarnya.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*