Breaking News

HUT Ke-71, PMKRI Deklarasikan Gerakan #Kita_Indonesia

HUT Ke-71, PMKRI Deklarasikan Gerakan #Kita_Indonesia.

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) merayakan Dies Natalis atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 di Aula Margasiswa, Kantor Pengurus Pusat PMKRI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/5/2018) malam. Untuk diketahui, PMKRI didirikan pada tanggal 25 Mei 1947 di Yogyakarta.

Pada peringatan HUT PMKRI tahun ini mengusung tema “Kita Indonesia”. Kegiatan ini berlangsung semarak.

Sebelum acara puncak peringatan HUT PMKRI ke-71, diadakan berbagai rangkaian acara seperti Seminar Kebangsaan, Focus Group Discussion (FGD) untuk mengevaluasi cita-cita reformasi. Kegiatan lainnya adalah menggelar berbagai perlombaan yang diikuti sebanyak 72 cabang PMKRI dari seluruh Indonesia.

Pada HUT ke-71 ini, PMKRI sekaligus melakukan deklarasi gerakan #KitaIndonesia. Gerakan ini adalah platform perjuangan PMKRI selama dua tahun ke depan.

Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI), Juventus Prima mengatakan gerakan #KitaIndonesia merupakan bagian dari upaya untuk meneguhkan Keindonesiaan, merawat dan menjaga nilai budaya dan toleransi.

“#Kita_Indonesia adalah ruang pemersatu antara dikotomis ‘Kami’ dan ‘Mereka’,” tutur Juve sapaan Juventus Prima.

Bagi Juve, gerakan ini sekaligus ingin merangkul semua kalangan, bahwa sudah saatnya membangun Indonesia tanpa ada sekat dan pemisah.

Menurut Juve, setelah deklarasi saat momentum peringatan HUT ke-71 PMKRI ini, selanjutnya akan menggelar deklarasi di seluruh kota di Indonesia.

“Akan ada deklarasi di semua kota se-Indonesia, kami berharap akhir dari gerakan ini, baik melalui wacana dan narasi kebangsaan yang akan terus diproduksi ke publik, juga tentu akan dibangun lima tugu #KitaIndonesia di lima kota mewakili pembagian wilayah NKRI,” ujarnya.

Deklarasi tersebut ditandai dengan penandatanganan pakta bersama oleh Anggota Penyatu PMKRI, dan Pimpinan OKP Kelompok Cipayung Plus.

Juve berharap melalui deklarasi tersebut semua anak bangsa memiliki kesadaran dan wajib untuk merawat Keindonesiaan.

Pada bagian acara Dies Natalis tersebut, semua undangan menikmati suguhan tarian Dayak dan Jaipong, sebagai bagian merawat budaya Indonesia.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*