Breaking News

HNSI Dorong Tanggal 21 Mei Ditetapkan Sebagai Hari Nelayan Indonesia

HNSI Dorong Tanggal 21 Mei Ditetapkan Sebagai Hari Nelayan Indonesia.

Seiring dengan kian meredupnya Indonesia yang di zaman lampau dikenal sebagai Bangsa Bahari yang besar, dorongan untuk memperkuat basis nelayan Indonesia terus dikumandangkan. Untuk kebangkitan Indonesia sebagai Bangsa Maritim Dunia, sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kembali mendorong kebangkitan Nelayan Indonesia dengan menetapkan tanggal 21 Mei sebagai Hari Nelayan Indonesia.

 

Permintaan itu dikumandangkan HNSI dalam rangkaian acara Hari Lahir HNSI yang jatuh pada 21 Mei 2017. Serangkaian kegiatan digelar di Kawasan Pantai Depok, Kulon Progro, Yogyakarta sejak Jumat, 19 Mei 2017 hingga Minggu 21 Mei 2017.

 

Koordinator Bidang Energi dan Sarana Prasarana Perikanan DPP Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Siswaryudi Heru menyampaikan, salah satu organisasi Nelayan tertua sebagai wadah berhimpun dan berjuang yang didirikan pada 21 Mei 1973 adalah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

 

“Kita berharap, tanggal 21 Mei dijadikan sebagai Hari Nelayan Indonesia. Sebagai organisasi nelayan tertua dan tebesar di Indonesia, HNSI meminta kepada Presiden Joko Widodo agar menjadikan momentum ini sebagai wadah pemersatu dan mengembalikan Indonesia sebagai Bangsa Bahari yang besar di dunia,” tutur Siswaryudi Heru, Sabtu (20/05/2017).

 

Memang, dikatakan Siswaryudi Heru, hampir setiap sektor memiliki hari-hari besarnya, seperti Buruh yang jatuh pada 1 Mei dan diperingati sebagai Hari Buruh. “Nelayan Indonesia, juga berkepentingan memiliki Hari Nelayan Indonesia, sebagai wujud nyata bahwa Indonesia memang terdiri dari masyarakat Nelayan, negara maritim yang besar, dan harus diperjuangkan agar tetap menjadi negara bahari yang maju,” ujarnya.

 

Sejauh ini, lanjut Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) ini, sejumlah upaya untuk mesosialisasikan dan meminta kepada pemerintah agar momentum 21 Mei sebagai hari Lahir HNSI untuk dijadikan sebagai Hari Nelayan Indonesia, telah di-sounding-kan ke berbagai pihak.

 

“Kita berharap, Presiden Jokowi juga menetapkan Hari Nelayan Indonesia. Apalagi Pak Jokowi memiliki visi misi menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” ujarnya.

 

Pada puncak rangkaian acara Hari Ulang Tahun HNSI akan digelar kegiatan Sedekah dan Larung Laut, yang akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, para tokoh nelayan nasional, dan para nelayan Indonesia itu sendiri.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*