Breaking News

Hindari Penyimpangan, Kejari Jakarta Selatan Terapkan Sidang Tilang Online

Hindari Penyimpangan, Kejari Jakarta Selatan Terapkan Sidang Tilang Online.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan menerapkan tilang online tanpa melalui proses persidangan langsung. Penerapan ini telah dilakukan dalam 2 minggu terakhir. Hal itu dilakukan agar lebih cepat dan transparan sehingga terhindar dari penyimpangan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Jakarta Selatan, Chandra Saptaji menjelaskan, penerapan sidang tilang online itu merupakan perwujudan dari Peraturan Mahkamah Agung Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas.

“Jadi Hakim tidak lagi memroses persidangan, hanya memutus dan di-publish dalam website pengadilan,” ujar Chandra Saptaji di Jakarta, Jumat (03/02/2017).

Dengan adanya sidang tilang model baru ini, kata Chandra, masyarakat yang terkena tilang tidak perlu hadir untuk mengikuti sidang di pengadilan, cukup melihat pengumuman melalui website Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Di website tersebut dapat diakses mengenai informasi nomor tilang, nama pelanggar, pasal yang dikenakan dan denda yang harus dibayar.

“Jadi si pelanggar tidak perlu hadir ke pengadilan untuk sidang seperti sebelumnya. Pelanggar hanya perlu membayar denda dan mengambil barang bukti di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” ucapnya.

Chandra juga mengatakan, tujuan penerapan sidang online ini adalah untuk meningkatkan pemasukan negara dan menghindari penyimpangan yang terjadi di masyarakat.

“Jadi sangat menguntungkan penerapan sidang online itu,” ujarnya.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*