Breaking News

Hindari Penyelewengan Dana Desa, Jamintel Kumpulkan Kepala Desa Se-Tanah Air

Hindari Penyelewengan Dana Desa, Jamintel Kumpulkan Kepala Desa Se-Tanah Air.

Tim Pengawal dan Pengaman dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan di berbagai wilayah mengumpulkan sekitar 70 ribu kepala desa seluruh Indonesia terkait sosialisasi pengoptimalan penggunaan dana desa.

Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung (Kejagung), M. Adi Toegarisman mengatakan, pengumpulan kepala desa itu untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana desa.

“Hari ini kami seluruh jajaran masing-masing Kejaksaan Negeri (Kejari) menyelenggarakan sosialisasi dana desa secara serentak. Kita berharap kepala desa paham penggunaan dana desa, serta tidak ada penyimpangan atau penyalahgunaan dan ini ditujukan untuk kesejahteraan rakyat,” kata Adi Toegarisman, di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (24/08/2017).

Adi yang juga selaku Ketua Penggerak dan Pengarah TP4 Kejagung itu mengatakan, dari total secara keseluruhan 74.954 kepala desa di Indonesia yang hadir mengikuti sosialisasi tersebut hanya sekitar 70.000. Meski tidak seluruhnya yang hadir, lanjutnya, para kepala desa sangat antusias mengikutinya.

“Mereka (kepala desa) antusias, mereka sangat senang mengikuti sosialisasi,” ujarnya.

Adi menjelaskan, sosialisasi yang diberikan berupa metode pekerjaan pengelolaan dana desa agar digunakan dengan sebagaimana mestinya.

“Semangat kami membangun mekanisme penyaluran dan penggunaan, hingga proses penggunaan dana desa dilaksanakan dengan benar, tidak ada penyimpangan,” katanya.

Untuk materi yang diberikan, lanjut Adi, dikirimkan terpusat dari Jakarta. “Agar materinya seragam dengan pemahaman yang sama mengenai dana desa,” ujarnya.

Adi menambahkan, pihaknya juga menggandeng perangkat daerah serta inspektorat pengawasan pemerintah daerah setempat.

“Kita juga koordinasi dengan Satgas Dana Desa dan Pembimbing Desa,” katanya.

Di Jakarta, Tim TP4D Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Kamis pagi (24/08/2017) di masing-masing Kejari Kota Administratif mengumpulkan seluruh Lurah dan Camat se-Jakarta untuk mensosialisasikan alokasi dana desa.

Walaupun di wilayah hukum Provinsi DKI Jakarta tidak terdapat alokasi dana desa dalam APBD, namun Tim TP4D Kejati DKI Jakarta tetap melaksanakan sosialisasi dengan tujuan untuk menyelaraskan semangat dari Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) selaku Ketua TP4 Pusat dalam pembangunan nasional.

“Kegiatan sosialisasi ini dalam rangka menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat termasuk pembangunan kawasan strategis, kata Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) DKI Jakarta, Masyhudi di Jakarta, Kamis (24/08/2017).

Menurut Masyhudi, kegiatan itu juga bertujuan menghilangkan keraguan aparatur dalam mengambil keputusan, serta diharapkan terwujudnya perbaikan birokrasi, terserapnya anggaran, terciptanya iklim investasi yang baik dan terlaksananya penegakan hukum yang efektif dengan mengutamakan pencegahan.

“Diharapkan stakeholder juga tidak perlu takut dan ragu-ragu melaksanakan program tersebut. Penyerapan anggaran harus optimal dilaksanakan sehingga pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*