Breaking News

Hadapi Pilkada Serentak, Jaksa Agung HM Prasetyo Siagakan Para Kajati Se-Tanah Air

Hadapi Pilkada Serentak, Jaksa Agung HM Prasetyo Siagakan Para Kajati Se-Tanah Air.

Jaksa Agung Republik Indonesia HM Prasetyo menyiagakan para Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) se-Tanah Air untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang kemungkinan akan terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018 ini.

 

Jaksa Agung menghimbau seluruh Kajati dn jajaran di bawahnya agar melakukan antisipasi terhadap pelanggaran hukum menjelang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018. Ia meminta agar Kejaksaan, Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dalam menangani pelanggaran hukum selama proses pilkada serentak 2018.

 

Himbauan itu disampaikan HM Prasetyo mengingat pelanggaran hukum menjelang pilkada sangat sering terjadi. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran kejaksaan untuk menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik.

 

“Karena setiap kali menjelang pemilihan sering menimbulkan kegaduhan. Semuanya serba tidak bisa diperkirakan bahkan sulit dibaca,” kata HM Prasetyo, usai melantik Pejabat Eselon II  di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).

 

HM Prasetyo menambahkan, selama ini pilkada menjadi ajang elit politik di tingkat daerah maupun Nasional untuk unjuk kekuatan. Di samping itu, politik uang yang hampir selalu dilakukan saat Pilkada berpotensi menimbulkan korupsi di kemudian hari.

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, seluruh jajaran kejaksaan juga di himbau agar selalu waspada dan selalu berkoordinasi.

 

Oleh karena itu, kata dia, untuk para jaksa yang baru dilantik agar segera menguasai permasalahan yang ada di daerahnya masing-masing untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam rangka mendukung program pemerintah.

 

“Kita harus mengantisipasi dan mencegah hal-hal yang bisa menimbulkan segala sesuatu yang tidak di inginkan yang cukup membuat kontra produktif,” ujarnya.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*