Breaking News

Gelar Referendum, Masyarakat Inggris Memilih Keluar Dari Uni Eropa

Perdana Menteri Inggris, David Camerun menyatakan pengunduran dirinya dari jabatannya setelah hasil referendum memperlihatkan masyarakat Inggris memilih keluar dari Uni Eropa.

Inggris memilih hengkang dari Uni Eropa setelah setelah Referendum Brexit memutuskan untuk berpisah dari Uni Eropa. Pemungutan suara yang dilakuakn Britania Raya menunjukkan sebanyak 52 persen warga memilih balik badan dari Uni Eropa, dan 48 persen memilih untuk bertahan.

Setelah Inggris hengkang, Perdana Menteri Inggris David Camerun memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. David Camerun menyatakan pengunduran dirinya sehari setelah masyarakat Inggris memilih keluar dari Uni Eropa.

“Keinginan rakyat Inggris adalah instruksi yang harus dilaksanakan,” Cameron didampingi istrinya Samantha, ketika menyampaikan pernyataan di depan kantor dan kediamannya di Downing Street, Jumat pagi (24/6/2016).

David Camerun yang sebelumnya memimpin kampanye untuk mempertahankan Inggris berada di dalam Uni Eropa mengatakan, ia menghargai keputusan rakyat Inggris. Ia mengatakan, rakyat sudah mengambil keputusan yang jelas dalam menentukan nasib mereka.

“Rakyat Inggris telah membuat keputusan jelas untuk menempuh jalan lain dan oleh karenanya, saya pikir negara ini memerlukan kepemimpinan baru untuk memandunya ke arah ini,” ujarnya.

Meski telah mengundurkan diri, David Camerun akan tetap menyelesaikan tugasnya sebagai Perdana Menteri sampai bulan Oktober mendatang. Ia mengatakan perdana menteri baru akan segera menjabat setelah konferensi Partai Konservatif dilakukan.

Menurutnya, Perdana menteri yang baru nanti akan memutuskan soal negosiasi ulang Uni Eropa yang dimuat dalam perjanjian 50 keluar dari Uni Eropa yang akan memakan waktu hingga dua tahun.(Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*