Breaking News

Gelar Pendidikan HAM, Korban Gusuran Tagih Janji Pemerintah

Gelar Pendidikan HAM, Korban Gusuran Tagih Janji Pemerintah.

Para korban penggusuran di Pasar Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan menagih janji pemerintah agar segera diberikan tempat relokasi yang layak.

 

Untuk memperkuat komitmen pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) itu, Aliansi Solidaritas Pemuda Gintung (APSG) bersama Gerakan Mahasiswa Indonesia (GM-I) dan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Jakarta menggelar Pendidikan HAM Bagi Pedagang Pasar Gintung.

 

Jurubicara Tim, yang juga Pengacara PBHI Jakarta Nasrul Dongoran menyampaikan, melalui pendidikan HAM bagi para pedagang dapat memberikan ilmu yang menjadi pembelaan terhadap tindakan yang terjadi terkait penggusuran di Pasar Gintung.

 

Nasrul menyampaikan, sudah ada kesepakatan yang terjadi pada tanggal 8 Desember 2017 di Komnas HAM terkait pertemuan dari pihak Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, yaitu Asisten Daearah (ASDA 1), Disperindak dan Camat Ciputat Timur, yang menyepakati pemberian relokasi untuk pasar sementara di Pasar Ciputat.

 

“Juga disepakati adanya pemberdayaan pedagang serta pemberian modal dari UMKM Tangsel, serta pemberian kios secara gratis setelah dilakukan revitalisasi pasar sudah selesai,” ujar Nasrul, Minggu (07/01/2017).

 

Pokok inti dari tuntutan yang dilakukan di Komnas, lanjut dia, menagih janji yang telah disepakati di Komnas HAM kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang tidak ada penjelasan.

 

Juga terkait perlindungan Hak Asasi Manusia yang harus melindungi Pedagang Pasar Gintung dari tindakan intimidasi dan pungutan liar yang dilakukan oknum ormas yang memanfaatkan situasi tersebut.

 

“Sehingga para pedagang merasa khawatir dan ketakutan, serta tidak banyak para pedagang yang menghancurkan sendiri bangunannya dikarenakan tindakan oknum ormas yang reaksioner,” ujarnya.

 

Terkait Pendidikan HAM untuk para pedagang, diselenggarakan Minggu, 7 Januasi 2018 kemarin bertempat di Taman Baca Ceria, Pasar Gintung, Tangerang Selatan. “Dimulai jam tiga sore,” ujarnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*