Breaking News

Gelar Family Fun Walk Bersama Bawaslu RI, Ikatan Alumni USU Serukan Pemberantassan Money Politics di Indonesia

Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara serukan pemberantasan money politics di Indonesia.

Money Politics atau politik uang disebut masih menggila di Indonesia. Perlu keseriusan semua pihak untuk menolak dan memberantas politik uang dalam berbagai wujud dan segmen demokratisasi di Tanah Air.

 

Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara, Chazali Situmorang mengatakan, kegiatan alumni dapat menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk ikut mengawasi demokrasi dan menyampaikan aspirasinya bagi perbaikan bangsa.

 

Menurut Chazali, politik uang sudah sangat massif menggerogoti cara berdemokrasi di Indonesia. Bahkan, sudah sampai ke titik kehilangan harga diri sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi penegakan hukum dan demokrasi.

 

Dia mengatakan, politik uang harus diberantas. Dalam pemilihan umum di Indonesia saat ini, masih perlu mendapatkan perhatian dari masyarakat agar politik uang itu dapat diberantas.

 

“Politik uang merusak tatanan demokrasi dan menghambat Indonesia mendapatkan pemimpin terbaik,” ujar Chazali Situmorang dalam konperensi pers Family Fun Walk (Alumni USU FFW) 2016 Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)RI, di Jakarta, Minggu (14/08/2016).

 

Dia berharap, dengan aksi dan kegiatan bersama untuk menyuarakan dan berkomitmen memberantas politik uang, Indonesia akan semakin sehat dalam berdemokrasi, serta akan sangat berguna mengurangi tindak pidana korupsi dan pelanggaran dalam proses-proses demokratisasi yang terjadi di Tanah Air.

 

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Kegiatan Family Fun Walk (Alumni USU FFW) 2016 Bersama Bawaslu RI Dala Rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia, Marolop Nainggolan menjelaskan, momentum ini akan dijadikan sebagai upaya menyuarakan perlunya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memberantas politik uang.

 

Kegiatan ini dipersiapkan akan dihadiri lebih dari 1000 perserta, yang terdiri dari alumni USU dan keluarganya, serta tamu dan undangan dari berbagai lembaga.

 

Marolop Nainggolan mengatakan, acara ini diharapkan dapat menambah keakraban alumni dan keluarga, sekaligus memberikan hiburan.

 

“Dengan memperkuat ikatan alumni, diharapkan akan memunculkan gagasan dan kerjasama yang bermanfaat bagi almamater khususnya dan secara umum untuk Indonesia,” ujarnya.

 

Acara dijadwalkan digelar pada Minggu tanggal 14 Agustus 2016, Pukul  06.00 WIB – 12.00 WIB, bertempat di Lapangan Parkir Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin Nomor 14, di depan Plaza Sarinah, Jakarta Pusat.

 

Marolop Nainggolan memaparkan, agenda acara meliputi, jalan santai dimulai dari Kantor Bawaslu, Jalan Thamrin sampai ke Bundaran Hotel Indonesia dan kembali ke Kantor Bawaslu. Ada juga donor darah untuk 150 orang pendonor. Bagi anak-anak keluarga alumni akan digelar lomba mewarnai dan menggambar. Untuk pencinta catur disediakan eksibisi catur coklat. Sementara itu, semua peserta dapat berpartisipasi dalam permainan dan lucky draw dengan hadiah menarik, serta hiburan musik band.

 

Family Fun Walk 2016 merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan oleh Alumni Universitas Sumatera Utara. Tahun lalu juga digelar acara yang sama dan dihadiri lebih dari 1.000 alumni dan keluarga alumni USU.

 

Ketua Umum Serikat Rakyat Indonesia (Serindo) Jones Batara Manurung, yang juga alumni USU, menyampaikan, proses demokratisasi di Indonesia saat ini, sepertinya belum mampu membuat masyarakat semakin cerdas.

 

“Politik uang selalu merusak semua tatanan dalam berdemokrasi di Tanah Air. Tujuan-tujuan memilih pemimpin terbaik pun selalu dikotori dengan permainan uang, yang pada akhirnya menyusahkan masyarakat sendiri nantinya. Karena itu, kegilaan ini harus diakhiri. Kita semua bersama-sama memberantas dan menolak politik uang di Tanah Air,” pungkas Jones Batara.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*