Breaking News

Eks Marinir Kulit Hitam Kembali Umbar Tembakan di Louisiana Amerika

Isu kulit hitam terus merebak di Amerika, eks anggota marinir Kulit Hitam kembali umbar tembakan di Louisiana.

Penembakan petugas Kepolisian kembali terjadi di Kota Baton Rouge di Louisiana Amerika Serikat. Presiden Barack Obama telah memperingatkan masyarakatnya untuk menahan diri setelah tiga petugas polisi ditembak mati oleh pria bersenjata.

Diduga pelaku penembakan tersebut adalah Gavin Panjang, yakni pria Afro-Amerika yang telah bertugas selama lima tahun sebagai marinir. Dia juga juga tewas dalam kejadian tersebut. Kejadian ini duduga berawal dari penembakan seorang pria berkulit hitam, Anton Sterling yang dilakukan oleh Polisi dua pekan lalu.

Seluruh warga Amerika Serikat melakukan protes yang memicu serangan balas dendam oleh para veteran tentara hitam yang menembak lima petugas di Kota Dallas. Presiden Obama menyerukan agar semua orang Amerika bersatu dan menahan diri dari bahasa memecah belah.

“Terlepas dari motif, kematian tiga orang petugas yang berani ini menggarisbawahi bahaya, bahwa polisi di seluruh negeri menghadapinya setiap hari, dan kita sebagai bangsa harus keras dan tegas bahwa tidak membenarkan kekerasan terhadap penegakan hukum,” katanya.

Presiden Amerika Serikat itupun menghimbau masyarakatnya untuk tidak terprovokasi dan tidak memprovokasi satu sama lain yang dapat memperumit masalah yang ada.

“Semua orang sekarang fokus pada kata-kata dan tindakan yang dapat menyatukan negara ini daripada membuat kian pecah,” tambahnya.

Menurut salah seorang saksi mata, Brady Vancel, kejadian itu terjadi pada hari Minggu 17 Juli di Jalan Raya Baton Rouge. Ia melihat sekelompok orang bersenjata melakukan penembakan sebelum Polisi datang.

Saksi lain mengatakan, ia melihat pria bersenjata dengan mengenakan topeng dan bergaya militer mengenakan pakaian hitam. Dalam kejadian itu, tiga petugas polisi dan tersangka mati, tiga petugas lainnya terluka dan satu dalam kondisi kritis.

Tersangka merupakan seorang mantan marinir yang berasal dari Kansas City, Missouri. Gavin dikabarkan pernah menerima debit terhormat, dan memenangkan beberapa medali termasuk perilaku yang baik.

Sampai saat ini pihak Kepolisian Amerika Serikat masih menyelidiki apakah masih ada pihak lain yang berkaitan dengan kejadian ini. “Kami tidak siap untuk mengatakan ia bertindak sendirian,” kata juru bicara Kepolisian Amerika, Mayor Doug Cain.

Menurut Walikota Baton Rouge, Kip Holden, ia sudah berkoordinasi dengan para pejabat Gedung Putih yang telah menawarkan bantuan. Menurutnya setelah kematian Alton Sterling di Baton Rouge dapat dihubungkan ke penembakan yang baru-baru ini terjadi. “Semuanya sudah anti-polisi,” ucapnya.(Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*