Breaking News

Dunia Kampus Harus Berpikir Kritis, IPB Buka Kelas Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan

Dunia Kampus Harus Berpikir Kritis, IPB Buka Kelas Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan.

Dunia kampus mengingatkan agar para mahasiswa dan akademisi tetap memiliki daya kritis terhadap berbagai perkembangan dunia yang semakin dinamis. Kampus yang merupakan wadah mencetak manusia yang berpikiran maju dan kritis tidak boleh tergerus dengan berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat.

 

Ketua Program Studi Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan (PWD) Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi menyampaikan, mahasiswa pasca sarjana PWD harus berpikir kritis terhadap berbagai permasalahan yang terjadi, terutama yang terkait dengan isu-isu pembangunan wilayah dan perdesaan.

 

“Banyak permasalahan dan isu-isu di masyarakat, yang harus disikapi secara kritis. Untuk itulah juga dunia kampus hadir, menjawab persoalan dan tantangan yang terjadi di masyarakat, dengan kritis,” tutur Prof Akhmad Fauzi saat membuka Program Baru, yakni Studi Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan (PWD) IPB, Jumat (27/10/2017).

 

Sebagai langkah awal, Program Studi yang berada di bawah Fakultas Ekonomi dan Manajeman IPB ini memulai kegiatan yang diberi nama “PWD Brownbag Discussion” atau (PBD).

 

“Kegiatan ini akan diadakan minimal sebulan sekali yaitu setiap hari Kamis pada minggu terakhir.  Pesertanya terbuka untuk seluruh mahasiswa aktif PWD baik Program Magister (S2) maupun Program Doktor (S3).  Saat ini total jumlah mahasiswa aktif dari kedua program mencapai sekitar 80 orang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajak mahasiswa pasca sarjana PWD untuk berpikir kritis terhadap berbagai permasalahan yang terjadi terutama yang terkait dengan isu-isu pembangunan wilayah dan perdesaan,” tutur dia.

 

Sebagai pembuka, edisi perdana PBD ini mengangkat isu bertema “Global Mega Trend: Peluang dan Tantangan”.  Bertempat di ruang Kenanga Kampus FEM IPB Dramaga, acara yang diadakan dengan memanfaatkan waktu istirahat ini dihadiri oleh 30 mahasiswa S2 dan S3 PWD yang sangat antusias mendengarkan pemaparan yang sangat menarik dari Prof Akhmad Fauzi.

 

“Persoalan Mega Trend ini penting untuk dipahami karena mempunyai implikasi sangat luas dan bervariasi terhadap bisnis, masyarakat, budaya, pertahanan dan keamanan global.  Kekuatan pembangunan yang ditimbulkan oleh Mega Trend memiliki pengaruh cukup kuat untuk mendorong perubahan yang cepat yang akan berdampak pada kehidupan masa depan,” ujar Prof Akhmad Fauzi.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*