Breaking News

Dukung KPK, Anak Aceh Tak Dukung Pembebasan Irwandi Yusuf

Dukung KPK, Anak Aceh Tak Dukung Pembebasan Irwandi Yusuf.

Anak-anak Aceh yang tergabung dalam Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) menyatakan tetap mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membersihkan Negeri Serambi Mekah itu dari praktik rasuah.

Oleh karena itu, mereka menolak jika masyarakat Aceh disebut mendukung pembebasan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Jurubicara Jasa, Zulfikar menolak jika masyarakat Aceh diseret-seret untuk pendukungan Irwandi Yusuf. “Jangan pernah bawa nama Anak Syuhada di Aceh untuk pencitraan Irwandi. Sampai saat ini, kami sangat mendukung KPK untuk menangkap siapapun yang melakukan korupsi di Aceh,” tutur Zulfikar, dalam siaran persnya, Rabu (18/07/2018).

Dia pun meminta kepada seluruh pihak di Aceh jangan pernah membawa-bawa nama Aneuk Syuhada untuk aksi pembebasan Gubernur Aceh yaitu Irwandi Yusuf itu.

Jika Irwandi Yusuf terbukti bersalah dan menerima suap seperti dinyatakan KPK, lanjut Zulfikar, maka pihaknya akan begerak untuk turut menangkap koruptor.

“Kami tidak pernah mendukung para koruptor yang merusak Aceh itu untuk dibebaskan,” katanya.

Dia menegaskan, masyarakat Aceh tidak akan mentolerir siapapun yang melakukan korupsi. Kepatuhan terhadap proses hukum harus dilakukan.

“Kami atas nama anak almarhum kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) seluruh Aceh mendukung KPK, siapapun yang bersalah silahkan ditangkap dan diproses sesuai hukum,” ujar Zulfikar.

Zulfikar menambahkan, pihaknya telah mengamati keadaan di sosial media (sosmed), surat kabar cetak maupun online, ada segelintir pihak yang mengatakan bahwa Irwandi Yusuf adalah bapak bagi anak almarhum kombatan GAM dan anak korban konflik di Aceh (anak yatim). Hal itu tidak benar.

“Itu merupakan upaya pencitraan dari simpatisan Irwandi saja. Itu pembodohan publik. Kami klarifikasi dan tegaskan bahwa Irwandi itu bukan bapak bagi para anak almarhum korban konflik di Aceh (anak yatim) karena selama ini dan bisa di cek ke lapangan banyak anak yatim korban konflik masih hidup dalam keadaan sangat susah dan melarat,” tutur pria yang juga dikenal sebagai Yah Jhon.

Dia pun menegaskan, KPK harus bertindak tegas dan tidak melepas koruptor. KPK jangan terkecoh oleh adanya orang-orang yang sengaja menyatakan dukungan kepada pembebasan Irwandi Yusuf.

“Jadi, siapapun dan jangan pernah membawa-bawa nama Anak Syuhada Aceh untuk melakukan pembelaan dan pencitaraan Irwandi, dengan harapan menjadi pertimbangan KPK untuk Irwandi dibebaskan,” imbuhnya.

Dia mengingatkan, saat ini rakyat Aceh tidak lagi berperang. Malah tujuan bersama adalah mempercepat kesejahteraan rakyat Aceh melalu butir-butir MoU Helsinki.

“Jika masih banyak Koruptor berkeliaran di Aceh, mustahil kesejahteraan rakyat Aceh akan meningkat. Apalagi untuk merealisasikan MoU Helsinki,” pungkas Zulfikar.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*