Breaking News

Duduk Sebagai Komisaris Lippo Grup, Posisi Anggota Wantimpresnya Jokowi Dipertanyakan

Duduk Sebagai Komisaris Lippo Grup, Posisi Anggota Wantimpresnya Jokowi Dipertanyakan.

Posisi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres)-nya Jokowi, Agum Gumelar yang juga menjabat sebagai Komisaris Perusahaan Raksasa Lippo Grup, dipertanyakan.

Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P Simanjuntak mengatakan, posisi Komisaris itu akan menimbulkan conflict of interest.

“Ada apa kok anggota Wantimpres duduk sebagai Komisaris di Lippo Grup? Itu akan conflict of interest. Apalagi media internasional mengklaim pemilik Lippo merupakan spionase Cina di Amerika Serikat pada masa pemerintahan Presiden Amerika Bill Clinton,” tutur Bastian P Simanjuntak, dalam siaran persnya, Rabu (28/03/2018).

Oleh karena itu, penunjukkan Agum Gumelar sebagai Komisaris Lippo harus direspon oleh Presiden Jokowi demi keamanan nasional, apalagi Agum Gumelar merupakan mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

“Jangan sampai Indonesia menjadi negara boneka karena semua rahasia negara didistribusikan ke Lippo,” ujarnya.

Menurut Bastian, sebagaimana diketahui bersama, James dan keluarga Riady mampu menunjukkan pada dunia tentang hubungan istimewanya dengan Presiden Clinton selama KTT APEC 1993 di Seattle, Washington.

Pernah terungkap pula, lanjut dia, salah seorang asisten Bill Clinton bernama Huang telah mengirim informasi rahasia perdagangan ke Grup Lippo yang berkantor pusat di Jakarta.

Bagi Bastian, Agum Gumelar bisa saja melakukan hal yang sama bila jabatannya sebagai anggota Wantimpres tidak dicopot.

“Paling tidak, dia mesti mengundurkan diri dari posisi komisaris di Lippo,” ujarnya.

Bastian mengingatkan, bila negara seperti Amerika Serikat saja bisa diobrak-abrik, konon lagi Indonesia yang handphone presidennya saja bisa disadap. Karenanya, menurut dia, Presiden Jokowi jangan melakukan pembiaran terhadap posisi Agum Gumelar.

“Jika dibiarkan, maka Jokowi akan dianggap sebagai kaki tangan Lippo dalam menjual rahasia negara,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Bastian, dengan posisi sebagai Wantimpres, Agum Gumelar bisa saja memberi pertimbangan yang selalu menguntungkan kelompok jaring bambu pimpinan Lippo.

“Tentu saja akan menjerumuskan bangsa ini ke dalam lubang pemodal, negara ini bisa menjadi boneka mainan para pemodal,” pungkas Bastian.(JR)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*