Breaking News

Diterjang Bencana, Pemerintah Harus Segera Menolong Masyarakat Nelayan di Lombok

Diterjang Bencana, Pemerintah Harus Segera Menolong Masyarakat Nelayan di Lombok.

Pemerintah didesak segera memberikan bantuan dan pertolongan kepada nelayan dan masyarakat pesisir yang terkena bencana.

 

Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) Susan Herawati menyampaikan, perlindungan sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi.

 

Hal itu disampaikan Susan menyikapi banjir besar menerjang pemukiman masyarakat pesisir di Kabupaten Lombok Timur, Nusa tenggara barat sejak 18 November 2017.

 

“Perlindungan kepada nelayan, pembudi daya ikan dan Petambak garam pada masa bencana ini sangatlah di butuhkan dalam upaya membantu nelayan, pembudidaya ikan dan petambak garam menghadapi permasalahan kesulitan melakukan usaha perikanan atau usaha pergaraman dalam situasi bencana banjir saat ini,” tutur Susan, dalam keterangan persnya, Sabtu (19/11/2017).

 

Untuk itu, KIARA kembali mengingatkan pemerintah untuk secara maksimal memberikan upaya kebertahanan bagi masyarakat di tengah bencana karena sampai waktu yang belum di tentukan, masyarakat nelayan di instruksikan tidak dapat melaut pasca bencana alam yang terjadi.

 

Selain itu, Susan Herawati menuturkan, pentingnya kehadiran Dinas Kelautan dan perikanan setempat  dalam upaya pemulihan usaha perikanan dan pergaraman masyarakat yang rusak akibat Banjir.  Hal ini seperti telah dimandatkan dalam Undang Undang Nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, pembudidaya ikan dan Petambak garam.

 

“Upaya preventif atau mitigasi juga diperlukan dalam  menghadapi kemungkinan adanya curah hujan yang tinggi di masa yang akan datang, termasuk didalamnya jaminan perlindungan terhadap masyarakat pesisir,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Sumberdaya Nelayan (LPSDN) Lombok, Amin Abdullah menyampaikan, perlindungan bagi masyarakat pesisir mutlak dibutuhkan, termasuk bantuan terhadap usaha perikanan dan pergaraman rakyat yang rusak akibat banjir.

 

Banjir yang disebabkan intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan Bendungan Pandandure di Kabupaten Lombok Timur melebihi kapasitas. Akses jalan  dan jembatan terputus, beberapa rumah nelayan pun rusak dan ambruk. Nelayan dilokasi terjadinya bencana telah mengungsi.

 

“Kami butuh perhatian pemerintah, khususnya KKP. Kami harus mengungsi ke Kecamatan dan kami berharap pemerintah turun dan memfasilitasi kami dengan bantuan langsung berupa Sembako, pakaian layak pakai, dan obat-obatan,” ujar Amin.

 

Masyarakat pesisir di Kabupaten Lombok Timur mayoritas mengantungkan kehidupannya dalam usaha perikanan dan pergaraman. Namun, Banjir telah membuat tambak garam dan tambak bandeng masyarakat rusak parah. (JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*