Breaking News

Disebut di Persidangan, KPK Jangan Diamkan Kasusnya Zulkifli Hasan

Disebut di Persidangan, KPK Jangan Diamkan Kasusnya Zulkifli Hasan.

Puluhan aktivis anti korupsi yang menamakan dirinya Komunitas Cinta Bangsa mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mereka menggelar aksi unjuk rasa mendesak KPK segera mengusut kembali dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di sektor kehutanan. Perkara ini menyeret nama mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.

Koordinator Aksi Komunitas Cinta Bangsa Hafidz Kudsi menyampaikan, ada hal mencurigakan dalam proses yang dilakukan KPK.

“Penegakkan hukum harus ditegakkan. Kami dari Komunitas Cinta Bangsa menilai ada hal mencurigakan yang melibatkan nama Zulkifli Hasan,” ujarnya.

Mereka menggelar aksi di Gedung Merah Putih KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, (09/08/2018), pukul 13.30 WIB.

Hafidz Kudsi menegaskan, pengusutan dugaan kasus korupsi alih fungsi lahan di Riau terjadi karena kebijakkan SK Menteri Kehutanan 2009-2014.

“Dimana pada saat itu Menteri Kehutanannya adalah Zulkifli Hasan,” ujarnya.

Menurut dia, SK Menteri Kehutanan no 673/2014 merupakan celah terjadinya korupsi. Hal itu dikarenakan revisi peraturan itu dilakukan hanya dalam dua minggu.

“Dan sangat kuat kesan terjadinya kongkalikong,” tuturnya.

Terbukti, lanjut Hafidz, nama Zulkifli Hasan sering disebut dalam persidangan perkara korupsi alih fungsi lahan yang melibatkan Annas Makmun dan Gulat Manurung ini.

“Namun penyebutan nama pria yang kini menjabat sebagai Ketua MPR RI tersebut, belum jelas status hukumnya,” ujar Hafidz.

Komunitas Cinta Bangsa menuntut agar KPK mengusut tuntas kasus ini dengan segera memanggil dan memeriksa Zulkifli Hasan.

“Karena nama dia jelas-jelas terungkap dalam fakta persidangan,” katanya.

Lebih lanjut Hafidz Kudsi menekankan bahwa Zulkifli Hasan sebaiknya mundur dari jabatan sebagai Ketua MPR RI, karena tersandung kasus suap alih lahan di Riau ini.(Togap Manihuruk)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*