Breaking News

Dilantik Jadi Kajati Sulteng, Jaksa Agung Minta M Rum Awasi Penyaluran Bantuan Korban Gempa & Tsunami

Dilantik Jadi Kajati Sulteng, Jaksa Agung Minta M Rum Awasi Penyaluran Bantuan Korban Gempa & Tsunami.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) M Rum dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kajati Sulteng).

Dalam pelantikan 15 pejebat eselon II Kejaksaan Agung itu, Jaksa Agung HM Prasetyo memberikan perhatian khusus pada wilayah Sulawesi Tengah, yang mengalami bencana gempa bumi dan tsunami dengan menelan ribuan orang korban jiwa.

Selain harus melakukan pendekatan yang manusiawi untuk melakukan rehabilitasi Kejaksaan dan psikis masyarakat, Jaksa Agung HM Prasetyo juga meminta M Rum untuk melakukan pengawalan dan mengawasi penyaluran bantuan korban bencana dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi.

Menurutnya, pengawasan itu penting dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan dan penyelewengan dana bantuan korban.

“Akan demikian banyak kucuran dana korban gempa dan tsunami. Itu harus benar-benar diawasi dan diamankan,” kata Prasetyo, dalam konperensi pers, usai Acara Pelantikan Jajaran Eselon II Kejaksaan Agung, di Gedung Sasana Baharuddin Lopa, Kompleks Kejaksaan Agung, Jumat (12/10/2018).

Selain itu, lanjut Prasetyo, dana bantuan tersebut diperuntukkan bagi pemulihan infrastruktur yang hancur akibat gempa dan tsunami. Sehingga, harus betul-betul bisa dikelola dan disalurkan sesuai dengan peruntukannya.

“Jadi harus diawasi agar tidak ada penyimpangan dan tidak ada penyelewengan. Disinilah tentunya jajaran Kejaksaan Sulawesi Tengah memiliki tugas untuk mengamankan,” tegasnya.

Prasetyo juga meminta agar pejabat yang baru dilantik dapat bersikap profesional dan jujur. “Mutasi dan promosi jabatan ini adalah amanah yang harus disikapi dengan rasa tanggung jawab yang besar dan harus diimbangi kerja keras menggunakan nalar yang sehat. Menggunakan cara pikir yang luas dan cerdas. Agar lebih dapat mencerna secara utuh holistik dalam memecahkan setiap permasalahan, faktual yang ada,” ujarnya.

Jaksa Agung HM Prasetyo melantik 15 pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung). Salah satunya Muhammad Rum yang ditunjuk menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah (Sulteng). Pria yang sebelumnya menjabat Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung itu ditugaskan ke wilayah yang baru saja mengalami gempa dan tsunami.

Jaksa Agung juga meminta semua jaksanya menjaga integritasnya. Sebab, dalam penerapan peraturan perundang-undangan dibutuhkan kejujuran dan profesionalitas.

“Pembangunan kapasitas dan kapabilitas aparat penegak hukum hanya bisa ditempuh penguatan personalitas dan integritas aparatur pelaksananya. Karena dalam praktik dan kenyataan patuh hukum peraturan perundang-undangan disusun dan dirumuskan tidak ada artinya bila tidak didukung dilaksanakannya oleh penegak hukum kapabel, profesional,” ujarnya.

Selain Muhammad Rum, berikut nama 14 pejabat baru lainnya yang dilantik, yakni, Kajati Sumatera Utara Fachruddin; Kajati Sulawesi Tenggara Mudim Aristo; Kajati Banten Happy Hadiastuty;  Kajati Aceh Irdam; Kajati Kalimantan Barat Baginda Polin Lumban Gaol; Kajati Bengkulu Amandra Syah Arwan; Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Syafrudin; Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Bambang Sugeng Rukmono; Direktur Tindak Pidana lainnya terhadap orang dan harta benda pada Jampidum Sampe Tuah; Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Jamintel Mukri; Kepala Biro Perlengkapan pada Jambin Didik Istiyanta; Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jamintel Chaerul Amir; Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan pada Jambin Amran; Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Diklat Sulijati.(JR/Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*