Breaking News

Diketahui Berada di Singapura, Jaksa Masih Memburu Koruptor Handoko Lie

Diketahui Berada di Singapura, Jaksa Masih Memburu Koruptor Handoko Lie.

Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) masih terus memburu terpidana kasus dugaan korupsi pengalihan hak atas tanah negara milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jalan Jawa, Medan, Handoko Lie.

 

Tim pemburu koruptor yang merupakan gabungan dari pihak kejaksaan dan kepolisian ini telah bekerja sama dengan kepolisian Internasional (Interpol) demi memburu terpidana mantan Direktur PT Agra Citra Kharisma (ACK) itu.

 

Kepala Kejari Jakpus, Didik Istiyanta mengatakan, pihaknya telah mengetahui posisi keberadaan tersangka Handoko Lie dan nyaris meringkus beberapa waktu yang lalu.

 

“Handoko Lie saat ini berada di Singapura. Tidak lama ini sempat mau pergi ke Bangkok namun kita gagalkan,” kata Didik di Jakarta, Rabu (31/05/2017).

 

Didik menjelaskan, setelah menerima informasi dari pihak Imigrasi Singapura tentang penerbangan tersebut, saat itu juga, pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim pemburu koruptor dan pihak perwakilan kejaksaan (atase) di Bangkok agar segera melakukan penangkapan terhadap Handoko Lie, apabila yang bersangkutan berada di Bangkok, Thailand.

 

Namun, lanjut Didik, setelah ditunggu beberapa waktu, Handoko Lie batal ke Bangkok dan proses eksekusi pun batal dilaksanakan.

 

“Kita berharap Handoko Lie segera menyerahkan diri. Kami tidak segan-segan akan bertindak tegas,” ujarnya.

 

Perlu diketahui, mantan Direktur PT Agra Citra Kharisma (ACK) Handoko Lie telah di vonis 10 tahun penjara dan denda 500 juta rupiah subsider 6 bulan kurungan.

 

Dalam sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, majelis hakim berpendapat bahwa Handoko Lie dan Rahudman terbukti melakukan korupsi pada pengalihan hak atas tanah negara milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jalan Jawa, Medan.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*