Breaking News

Selama Ini Dicuekin Jokowi, Petani Aksi Kubur Diri di Depan Istana Negara

Selama Ini Dicuekin Jokowi, Petani Gelar Aksi Kubur Diri di Depan Istana Negara.

Sebanyak 400-an petani dari Teluk Jambe, Karawang mengaku sudah tidak tahan dengan perlakuan para kaum kapitalis dan penguasa yang dengan sengaja merampas sawah serta mengusir petani.

 

Selama dua tahun terakhir, tidak satu pun upaya serius dilakukan pemerintahan Jokowi untuk melindungi dan menyelamatkan petani itu. Karenanya, para petani akan menggelar aksi long march dan aksi kubur diri di depan Istana Negara pada Selasa, 25 April 2017.

 

Salah seorang Koordinator Aksi Lisa menyampaikan, sebanyak 400-an petani dari Teluk Jambe, Karawang itu sudah berkumpul di sebuah penampungan yang merupakan posko pengungsian mereka di Mesjid Al Istikomah dan Mesjid Al Maun, Jalan KH Mas Mansyur Nomor 57, daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

 

“Dari sana, pagi jam tujuh melakukan long march ke Istana Negara. Sekitar jam sepuluh pagi, akan kita gelar aksi kubur diri di depan Istana Negara,” ujar Lisa dalam keterangan persnya, Senin (24/04/2017).

 

Dia menjelaskan, para petani juga sedang berdatangan dari Karawang ke Jakarta. “Sekitar 500-anlah petani yang hadir besok. Dan sekitar 100-an orang melakukan aksi kubur diri,” ujarnya.

 

Dijelaskan Lisa, sejak 2012, para petani Teluk Jambe, Karawang itu sudah melakukan perlawanan terhadap para pengusaha hitam yang merampas sawah, tanah dan perkampungan mereka secara paksa. Upaya itu pun di-back up oleh aparat Kepolisian dan Pemerintah setempat, sehingga para petani hidup terlunta-lunta.

 

Dia menjelaskan, para petani mengalami intimidasi dan juga pengusiran paksa yang dilakukan oleh PT Pertiwi Lestari Bumi Kuta Tandingan, yang kini menduduki lahan pertanian mereka.

 

“Kami meminta kepada Presiden Jokowi untuk membela kami, mengembalikan kembali lahan pertanian kami,” pungkas Lisa.

 

Untuk aksi besok, Lisa mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendukung para petani yang terzalimi selama ini.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*