Breaking News

Di Hari Ulang Tahun HNSI, Pemerintah Berjanji Gandeng Nelayan Indonesia Mantapkan Sektor Kelautan dan Perikanan

Ingin Pancasilais, Belajar Jugalah Dari Nelayan.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berjanji akan terjun langsung bersama-sama nelayan seluruh Indonesia untuk memantapkan program-program sektor Kelautan dan Perikanan.

 

Koordinator Bidang Energi dan Sarana Prasarana Perikanan DPP Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Siswaryudi Heru menyampaikan,  dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), digelar sejumlah kegiatan sejak Jumat 19 Mei 2017 hingga Minggu 21 Mei 2017, di Kawasan Pantai Depok, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

“Dalam momentum ini, pemerintah mesti bersinergi dengan seluruh nelayan Indonesia. Melakukan sosialisasi program-program pro nelayan, merangkul semua elemen nelayan, terutama HNSI yang merupakan organisasi nelayan terbesar dan tertua di Indonesia, untuk mewujudkan Indonesia sebagai Bangsa Bahari yang besar, kuat, sejahtera, bermartabat dan berwibawa,” ujar Siswaryudi Heru, kepada redaksi, Sabtu (20/05/2017).

 

Lebih lanjut, dijelaskan Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) ini,  selama Indonesia dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, pemantapan program-program dasar bagi kemajuan bahari Indonesia sudah diletakkan. Mulai dari Nawacita, Poros Maritim Dunia, Tol Laut, Ketersediaan Listrik bagi Nelayan, Perumahan dan pendidikan yang layak bagi nelayan Indonesia.

 

“Semua itu juga menjadi arahan dan permintaan Pak Presiden Jokowi, agar diwujudkan dengan merangkul semua elemen nelayan di Tanaha Air,” ujar Siswaryudi.

 

Diakui dia, keterlibatan organisasi nelayan selama ini masih sangat minim. Hal itu dikarenakan belum membuminya aparatur pemerintah untuk bersama-sama dengan nelayan Indonesia membangun sektor ini.

 

“Pemerintah, melalu Pak Presiden Jokowi juga berjanji akan merangkul semua elemen Nelayan, termasuk HNSI, dalam rangka bersinergis mewujudkan laut sebagai harapan dan masa depan bangsa Indonesia,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dirjen Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja menyampaikan bahwa kementerian akan merangkul HNSI dan seluruh elemen masyarakat nelayan Indonesia, untuk bersama-sama mewujudkan dan melakukan program-program pemerintahan, sesuai dengan Nawacita.

 

Menurut Sjarief, keterlibatan elemen nelayan Indonesia itu memang sangat penting mewujudkan Bangsa Indonesia sebagai Bangsa Bahari yang mendunia.

 

“Merangkul HNSI dan nelayan kita dengan melibatkan para pengurus di tingkat DPD, dengan memberdayakan Inkoneli (Induk Koperasi Nelayan Indonesia), melakukan program-program sosialisasi, juga program-program yang sedang dipersiapkan selama ini, termasuk adanya program Kedai Nelayan, yang bisa bersentuhan langsung dengan kebutuhan nelayan Indonesia,” tutur Sjarief.

 

Pada puncak Hari Lahir HNSI ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti bersama Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X akan hadir dan bersama-sama juga mengikuti acara Sedekah dan Larung Laut.

 

“Puncaknya pada Minggu 21 Mei 2017. Pak Menko dan Ibu Menteri Susi akan hadir. Memang tanggal 21 Mei adalah hari lahirnya HNSi, dan berharap Hari Lahirnya HNSI ini bisa dijadikan sebagai Hari Nelayan Indonesia,” pungkas Siswaryudi Heru.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*