Breaking News

Datangi Bareskrim Mabes Polri, Buruh SBSI Juga Laporkan Penistaan Ala Ustad Alfian Tanjung

Datangi Bareskrim Mabes Polri, Buruh SBSI Juga Laporkan Penistaan Ala Ustad Alfian Tanjung.

Puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) menyambangi kantor Badan Reserse Kriminal Polisi Republik Indonesia (Bareskrim Polri) untuk melaporkan kembali tersangka Ustadz Alfian Tanjung dan menyatakan dukungan kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas tersangka pelaku penyebar fitnah dan kebencian terhadap berbagai kalangan.

 

Kedatangan puluhan buruh tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (Sekjen DPP SBSI), Andi Naja FP Paraga. Mereka diterima oleh Inspektur Polisi Dua (IPDA) Ahmadi.

 

Sekjen DPP SBSI, Andi Naja FP Paraga mengatakan, Ustadz Alfian Tanjung harus diproses hukum atas ceramah dan kesengajaannya menyebarkan fitnah dan kebencian terhadap berbagai kalangan yang tetsebar di salah satu media sosial,  youtube.

 

Dalam video tersebut,  Alfian Tanjung menyebut SBSI dan pimpinannya, Muchtar Pakpahan,  sebagai PKI (Partai Komunis Indonesia), yang merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

“Kami, Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP SBSI) Pimpinan Prof Dr Muchtar Pakpahan, SH., MA  menegaskan, bahwa kami adalah Serikat Buruh yang sah dan legal, dengan berasaskan Pancasila dan tunduk kepada Konstitusi NKRI yakni Undang Undang Dasar 1945,” kata Andi di kantor Bareskrim Polri, Gedung Mina Bahari II Lantai Dasar, Jl Medan Merdeka Timur nomor 16 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (31/05/207).

 

Andi menjelaskan, SBSI tidak tersekat pada urusan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA), apalagi disebut-sebut oleh Ustadz Alfian Tanjung sebagai bagian dari kebangkitan gerakan PKI di Indonesia.

 

“Itu tidak benar. Itu fitnah dan mencoba mengadudomba masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

 

Karena itu, puluhan buruh tersebut mendatangi Bareskrim Polri untuk menyatakan dukungan kepada aparat penegak hukum agar menindak tegas Alfian Tanjung yang menghina dan menyebarkan fitnah kepada masyarakat Indonesia.

 

Dalam kesempatan tersebut, Andi juga menyampaikan bahwa SBSI yang dipimpin oleh Prof Dr Muchtar Pakpahan setia kepada Pancasila dan tunduk kepada Undang-Undang Dasar 1945.

 

“Kami , Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP SBSI) Pimpinan Prof Dr Muchtar Pakpahan, SH., MA  menyampaikan Pancasila dan NKRI (NKRI) dengan konstitusi UUD 1945 sudah final, dan SBSI Pimpinan Prof Dr Muchtar Pakpahan, SH., MA  setia kepada Pancasila dan UUD 1945,” ucapnya.

 

Andi menambahkan, Serikat​ Buruh Sejahtera Indonesia mendorong Kepolisian Republik Indonesia untuk menindak tegas dan menegakkan hukum berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 terhadap Ustadz Alfian Tanjung.

 

“Meminta aparat penegak hukum juga memroses pihak-pihak lain yang sudah menebarkan kebencian dan upaya mengganti Pancasila sebagai Dasar NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan Konstitusi UUD 1945. Tindak tegas, tegakkan hukum,” ungkap Andi.

 

Andi menyampaikan, SBSI mengajak seluruh masyarakat Indonesia meminta seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan melawan segala bentuk intoleransi dan upaya menggantikan Pancasila dan UUD 1945 serta NKRI.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*