Breaking News

Cegah Karhutlah, KLHK Sasar Sekolah-Sekolah Dengan Sosialisasi Program Pencegahan

Cegah Karhutlah, KLHK Sasar Sekolah-Sekolah Dengan Sosialisasi Program Pencegahan.

Untuk memassifkan pencegahan dan penanggulangan terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggalakkan sosialisasi program pencegahan ke sekolah-sekolah.

 

Kampanye pencegahan Karhutla itu pertama kali digelar di salah satu sekolah di Kabupaten Siak, provinsi Riau bernama SMK Negeri I Minas dengan teman “Manggala Agni Visit to School”.

 

Acara yang diikuti oleh 60 orang siswa kelas XII ini, dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang penyebab dan dampak dari Karhutla. Para anak didik dibekali upaya-upaya pencegahan yang dapat diterapkan untuk membantu upaya pengendalian karhutla di wilayah sekitar tempat tinggalnya.

 

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Raffles B. Panjaitan mengatakan, Keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting keberhasilan pencegahan karhutla di wilayah rawan karhutla.

 

Kegiatan sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat juga terbukti mampu meningkatkan kepedulian terhadap karhutla di wilayahnya. Generasi muda menjadi salah satu elemen penting masyarakat yang diharapkan memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk akan bahaya karhutla.

 

“Jadi sebagai generasi muda, para pelajar ini dapat berperan menjadi agen perubahan yang diharapkan berkontribusi positif untuk memberikan pemahaman pentingnya mencegah karhutla kepada lingkungan sekitarnya,” ucap Raffles Panjaitan, kemarin.

 

Selain itu, Kementerian LHK juga melakukan kampanye pencegahan karhutla dilakukan oleh KLHK baik di pusat maupun di Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhutla (PPIKHL) dan Manggala Agni di daerah-daerah.

 

Pada setiap kesempatan, kata dia, masyarakat selalu diingatkan akibat yang ditimbulkan serta sanksi yang akan diberikan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan. Dengan kegiatan kampanye yang dilakukan secara berkala tersebut, diharapkan masyarakat mengerti dan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

 

“Kegiatan kampanye ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Manggala Agni pada saat tidak melakukan pemadaman di wilayah kerjanya. Disamping kerja keras Manggala Agni di lapangan, berkurangnya luasan lahan dan hutan yang terbakar juga disebabkan efektifnya sejumlah program pencegahan karhutla yang melibatkan masyarakat,” lanjut Raffles.

 

Raffles menambahkan, berbagai kegiatan pencegahan melalui patroli terpadu dan kampanye tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan amanah dari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.32/MenLHK/Setjen/kum.1/3/2016 tentang Pengendalian kebakaran Hutan dan Lahan.(Nando)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*