Breaking News

Buruh Perusahaan Asing Sudah Kumpulkan Data, PT Long Teng Iron And Steel Tak Kunjung Daftarkan Karyawan ke BPJS, Tindak Tegas Dong

Buruh Perusahaan Asing Sudah Kumpulkan Data, PT Long Teng Iron And Steel Tak Kunjung Daftarkan Buruh ke BPJS, Tindak Tegas Dong.

Perusahaan yang tak kunjung mendaftarkan buruhnya sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) harus segera ditindak tegas.

 

PT Long Teng Iron And Steel yang berlokasi di Pasar Kemis, Tangerang, tidak kunjung mendaftarkan buruhnya sebagai peserta BPJS. Meski sudah hitungan tahun menuntut kepada pihak perusahaan dan kepada BPJS Ketenagakerjaan mapupun BPJS Kesehatan serta Dinas Ketenagakerjaan setempat, ratusan buruh di perusahaan itu tidak kunjung didaftarkan.

 

Sekretaris Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (PK SBSI) PT Long Teng Iron And Steel, Andi Gani mengungkapkan, para buruh disuruh mengumpulkan data-data buruh yang hendak didaftarkan ke BPJS. Meski sudah dikumpulkan, namun tidak kunjung ada realisasi dari pihak manajemen perusahaan pengolahan logam milik pengusaha asal Cina itu.

 

Selain itu, pihak BPJS dan Dinas Ketenagakerjaan juga tidak menindak tegas perusahaan yang dikenal kerap menelantarkan karyawannya jika mengalami kecelakaan kerja itu.

 

“Kami sudah mengumpulkan data-data dan persyaratan-persyaratan yang diminta untuk menjadi peserta BPJS. Tetapi hingga kini tidak kunjung didaftarkan oleh manajemen,” ujar Andi, Senin (17/07/2017).

 

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tigaraksa dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasar Kemis, Tangerang pun mengaku belum juga menerima data para karyawan PT Long Teng Iron And Steel.

 

Kepala Bagian Pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Diah Wulandari mengatakan, dari 310 karyawan PT Long Teng Iron And Steel, pihak perusahaan baru menyerahkan 174 data karyawannya. Dari data karyawannya yang diserahkan tersebut, hanya sebanyak 138 yang berhasil didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan.

 

“Yang sudah diserahkan oleh PT Long Teng Iron And Steel kepada kita baru 174. Dan yang sudah terdaftar itu baru 138. Jumlah keseluruhan beserta keluarganya yang sudah terdaftar sebagnyak 285,” kata Diah di Kantor BPJS Kesehatan, Tigaraksa, Tangerang, Senin (17/07/2017).

 

Menurut Diah, perusahaan berjanji akan bendaftarkan seluruh karyawannya menjadi Peserta BPJS Kesehatan secara bertahap. Ia mengatakan, PT Long Teng Iron And Steel menjajikan akan mendaftarkan seluruh karyawaannya paling lama 20 Juni 2017, dan kini sudah bulan Juli 2017 tidak juga didaftarkan.

 

“Kalau dilembar komitmen, dari 310 karyawannya yang belum dilaporkan, disampaikan akan didaftarkan secara bertahap paling lama sampai 20 Juni. Tapi ini sudah lewat dari yang mereka janjikan,” ucapnya.

 

Sedangkan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Santi Lestari mengatakan, mereka sangat kesulitan menghubungi pihak PT Long Teng Iron And Steel. Menurutnya, hampir tidak ada personalia di perusahaan tersebut yang bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

 

“Jadi kesulitan kita selama ini dikomunikasinya. Di sana yang bisa kita hubungi itu hanya bapak Ahmad bagian Human Resources Development yang orang Indonesia asli. Itu pun dia jarang masuk,” kata Santi.

 

Sudah satu tahun lebih Karyawan PT Long Teng Iron And Steel meminta kepada perusahaan agar mereka didaftarkan sebagai peserta BPJS, namun hingga saat ini pihak perusahaan tidak mengubris permintaan para karyawannya tersebut.

 

Sekretaris Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (PK SBSI) PT Long Teng Iron And Steel, Andi Gani mengatakan, sudah satu tahun lebih mereka meminta kepada perusahaan untuk mendaftarkan seluruh karyawannya menjadi peserta BPJS.

 

“Katanya sih sudah didaftarkan ke BPJS, tapi kita belum tahu, soalnya belum ada bukti bahwa kita sudah menjadi peserta BPJS,” kata Andi.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*