Breaking News

Bongkar Korupsi Pemberian Kredit Bank Mandiri, Kejaksaan Agung Periksa Pemilik Perusahaan

Bongkar Korupsi Pemberian Kredit Bank Mandiri, Kejaksaan Agung Periksa Tiga Orang Saksi.

Penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa saksi terkait kasus dugaan korupsi dalam pemberian kredit dari PT Bank Mandiri (Tbk) kepada PT Central Stell Indonesia.

 

Kali ini penyidik memeriksa tiga orang sebagai saksi, yakni Andi  yang bekerja sebagai bagian marketing PT King Star Elektrik, Irene Handayani Tjahjana  yang merupakan  pemilik PT King Star Hindo Granit dan Novita yang merupakan  pemilik PT Megatama Elektrik.

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M. Rum mengatakan, pemeriksaan tersebut statusnya masih sebagai saksi.

 

“Jadi ketiga orang saksi itu hadir memenuhi panggilan penyidik dan dilakukan pemeriksaan sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Rum di kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (31/05/2017).

 

Rum menjelaskan, pada saat pemeriksaan ketiga orang saksi tersebut menerangkan mengenai aliran dana yang diterima dari PT Central Stell Indonesia.

 

“Saksi menyampaikan seputar aliran dana yang diterima,” ucapnya.

 

Rum menambahkan, pada kasus ini kerugian negara diperkirakan mencapai kurang lebih senilai 350 miliar rupiah.

 

“Kurang lebih 350 miliar rupiah kerugian negara dari kasus itu dan penyidik sudah memeriksa saksi sebanyak 16 orang,” ujarnya.

 

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka untuk kasus tersebut, yakni Mulyadi Supardi alias Hua Ping atau A Ping (MS alias HP) pekerjaan karyawan swasta dan Erika Widiyanti Liong (EWL), Direktur PT Cental Stell Indonesia.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*