Breaking News

Bocah Miskin Berkebutuhan Khusus, Keluarga Indra Lesmana Butuh Pertolongan

Bocah Miskin Berkebutuhan Khusus, Keluarga Indra Lesmana Butuh Pertolongan.

Pada Sabtu (25/11/2017), Pimpinan Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Bandar Lampung mendatangi rumah warga miskin di Desa Jatimulya, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

 

Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Bandar Lampung, Badri bersama Pimpinan SPRI lainnya datang untuk melakukan pengecekan terkait adanya keluarga miskin yang tidak sanggup merawat anaknya yang berkebutuhan khusus (Buta dan Tuli).

 

Badri menjelaskan, Indra Lesmana yakni anak berusia 11 tahun yang lahir dalam keterbataan fisik (Buta dan Tuli). Saat usia 2 tahun, ibu kadung Indra meninggal dunia. Sejak saat itu Indra dirawat dan dibesarkan oleh Nenek dan Bapaknya.

 

Indra memiliki dua orang kakak perempuan dari Ibu yang berbeda. Kakak tirinya yang kedua masih sekolah dan diasuh oleh kerabatnya. Sedangkan kakak tirinya yang kesatu hidup merantau di Jakarta.

 

Sejak tahun 2009, ayah kandung Indra Lemasna, Samsudin berhenti bekerja. Samsudin menderita sakit stroke, diabetes dan asam urat. Oleh karena sakitnya itu, Samsudin tidak dapat bekerja.

 

Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, keluarga Indra bergantung pada uang pensiun neneknya. Setiap satu bulan neneknya yang pesiunan pegawai rumah sakit, mendapat jatah sebesar lima ratus ribu rupiah. Uang sebesar itu, dibagi untuk membeli kebutuhan makan selama sebulan dan membayar upah tetangga yang suka membantu membersihkan, mencuci dan merapihkan rumah.

 

Terkadang, keluarga Indra mendapat bantuan dari para tetangganya yang kasihan. Ini biasa terjadi saat ada musim panen. Jika tidak ada musim panen tidak bantuan.

 

Dalam satu hari Indra bisa makan sepuluh kali. Jika lapar Indra sering marah dan ngamuk. Persediaan makanan keluarga lebih banyak dihabiskan untuk Indra. Ayah dan Neneknya sering menahan rasa lapar, ini dilakukan agar persediaan nasi dan lauk pauk cukup untuk Indra.

 

Karena hidup dalam keluarga miskin, Indra tidak dapat bersekolah di sekolah berkebutuhan khusus. Indra tidak bisa tumbuh dengan baik. Kemampuan bicaranya tidak lancar, dirinya juga tidak mendapat pendidikan yang bisa membantu meringankan hidupnya sebagai anak yang berkebutuhan khusus.

 

Nenek dan Ayahnya Indra meminta bantuan agar Indra dapat diasuh di Panti Asuhan atau lembaga atau para dermawan yang siap menjadi orang tua asuh.

 

“Mereka tidak menginginkan Indra tumbuh dalam keadaan yang serba kekurangan. Mereka ingin agar Indra dapat tumbuh kembang sebagaimana anak-anak pada umumnya. Mereka ingin agar Indra dapat besekolah disekolah berkebutuhan khusus,” tutur Badri.

 

Badri menyampaikan, jika ada pihak-pihak yang ingin berpartisipasi meringankan dan membantu keluarga miskin itu, maka bantuan dapat langsung disalurkan ke Jalan Gajah Mada, Gang Hidayah 1, RT 012/RW 05, Kelurahan Jati Mulya, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*