Breaking News

Bersihkan Mafia Peradilan, Ketua MA Harus Bantu KPK Lakukan OTT

Ketua MA harus bantu KPK bongkar Mafia Peradilan.

Ketua Mahkamah Agung (MA) didorong agar mau melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membersihkan mafia peradilan yang menggerogoti lembaga penegak hukum itu.

Terungkapnya kasus suap terhadap Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dan dengan digeledahnya rumah pribadi Sekjen MA Nurhadi oleh KPK, harus dijadikan sebagai momentum oleh MA untuk membersihkan jaringan mafia peradilan yang sudah membelenggunya.

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus menyampaikan, kejadian tersebut sebagai tamparan bagi Mahkamah Agung, yang sekaligus mengindikasikan bahwa eksistensi jaringan mafia peradilan telah terjadi sevara terorganisir dan terstruktur dengan mengikuti alur struktur organisasi badan Peradilan yang berpuncak pada Mahkamah Agung Republik Indonesia.

“Oleh karena itu, Ketua Mahkamah Agung harus membangun komunikasi dan bekerja sama dengan KPK untuk melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) bersama. Itu sangat diperlukan guna membersihkan lembaga peradilan dari praktek mafia yang sudah akut,” ujar Petrus di Jakarta, Jumat (22/04/2016).

Petrus menyampaikan, sangat mungkin dan sangat bisa dilakukan OTT bersama bagi para jaringan mafia itu, jika Ketua MA berkoordinasi dengan KPK. Sebab, Ketua MA sendiri pasti mengetahui jaringan itu.

Praktek mafia peradilan saat ini, lanjut mantan Anggota Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN) ini, tidak hanya merugikan bagi masyarakat miskin pencari keadilan, tetapi juga telah menimbulkan negara sebagai korban.

Negara, kata Petrus, sangat dirugikan ketika mafia bermain dalam berbagai sengketa Perdata atau Tata Usaha Negara.

Dia mengatakan, dengan mencermati peristiwa OTT terhadap oknum Pengadilan di sejumlah tempat dalam waktu dan untuk kasus yang berbeda, maka patut diduga bahwa para pelaku lapangan yang ditangkap merupakan bagian kecil dari organisasi besar yang bermain secara terstruktur.

“Para pemain  pelaku lapangan, biasanya sudah mengkondisikan jaringannya  untuk mengamankan perkara hingga ke Mahkamah Agung,” ujar dia.

Menurut Wakil Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga Penegak Hukum Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) ini, meskipun KPK melakukan OTT, namun jika wilayah OTT hanya di seputar Jakarta, maka jaringan mafia peradilan tidak akan jera melancarkan aksinya.

Praktek mafia peradilan menjadi subur di tubuh badan peradilan, dikarenakan pertimbangan utama secara matematis adalah profit, yaitu hasil yang didapat dari praktek mafia peradilan  jauh lebih besar dari pada gaji dia sebagai PNS, karena jika dihitung secara matematis, maka hingga pensiun-pun tidak akan mendapatkan profit besar  dibandingkan dengan pilihan jika lagi sial kena OTT KPK. Itu pun hanya dipenjara untuk beberapa tahun di penjara Sukamiskin atau Cipinang, Salemba dan lain-lain.

Dia berharap Ketua MA membuka semua informasi dan jaringan paktek mafia peradilan itu hingga ke daerah-daerah.

“Ketua MA dan KPK harus berkoordinasi membongkar mafia peradilan ini,” pungkas Petrus.(JR-1)

1 Comment on Bersihkan Mafia Peradilan, Ketua MA Harus Bantu KPK Lakukan OTT

  1. arianto widiatmoko // 2 Juni 2016, 19:49 at 19:49 // Balas

    JEMBER WASPADA MAFIA PERADILAN ?
    http://www.penanusantara.net/proses-eksekusi-toko-berjalan-kondusif/

    Masih sidang dalam perkara perdata No : 8/Pdt.G/2016/PN Jmr melawan PT. BANK MEGA CAB. JEMBER, dkk kog sudah di eksekusi oleh aparat penegak hukum ?
    DASAR HUKUM PELAKSANAAN EKSEKUSI ADA APA TIDAK ?, INI BUKTINYA…
    A. 12 JANUARI 2016 (aanmaning)
    https://lh3.googleusercontent.com/-T25yEkfx0_I/V0_fGjnwBKI/AAAAAAAACXo/DtNbkClBBj46nKBjRnrSIYWJ1J5HW4w-QCCo/s640/ANMAANING.jpg
    B. 22 JANUARI 2016 (PANGGILAN SIDANG PERTAMA)
    https://lh3.googleusercontent.com/-9h1OWSuvkhc/V0_fGuxGHcI/AAAAAAAACXo/uk2SCjFCJCwdcsL04qZve212qLtH81C8QCCo/s640/RP%2BPN%2B1.jpg
    C. 15 APRIL 2016 (PANGGILAN SIDANG)
    https://lh3.googleusercontent.com/-C_N_3QxHBHI/V0_fGuRW8vI/AAAAAAAACXo/HvYb7KQcSYMi9FsHyGle0gbg9DHlR3VJgCCo/s640/RP%2BPN%2B2.jpg
    D. SURAT PENETAPANNYA ADA APA TIDAK ? KENAPA DIMINTA SAMPAI DENGAN HARI INI TIDAK DIBERIKAN ?
    https://lh3.googleusercontent.com/-Wsz70FO7Cbs/V0_fHFGVoHI/AAAAAAAACXo/iQ5XK4fvpOIiH7SY-D88okIJH3gEq2aOwCCo/s640/permohonan%2BPN.jpg

Leave a comment

Your email address will not be published.


*