Breaking News

Bentuk Relawan Untuk Jokowi-Ma’ruf, Buruh Kumandangkan Bhinneka Tunggal Ika

Bentuk Relawan Untuk Jokowi-Ma’ruf, Buruh Kumandangkan Bhinneka Tunggal Ika.

Sejumlah buruh yang mengatasnamakan dirinya dengan Buruh Bhinneka Tunggal Ika mendeklarasikan diri sebagai Relawan Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

KetuaBuruh Bhinneka Tunggal Ika, Alson Naibaho mengatakan, pihaknya membentuk Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika sebagai sayap atau under bow pemenangan Jokowi-Ma’ruf. Forum ini merupakan perkumpulan para buruh atau pekerja dari sejumlah Federasi dan Serikat Buruh dari beberapa sektor antara lain perhotelan, perbankan, travel/pariwisata, garmen, industri mesin, industri kayu, dan lain-lainnya.

“Buruh Bhinneka Tunggal Ika, bertekad untuk berperan serta menjaga keutuhan NKRI yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Menyadari kondisi Ekonomi dan juga kondisi Politik Indonesia saat ini tidaklah baik, beberapa Isu terkait SARA dapat berpotensi memecah belah persatuan bangsa, dan ini berkaitan juga dengan persatuan Buruh di Indonesia,” ujar Alson Naibaho, saat menggelar jumpa pers, di Jakarta, Sabtu (17/11/2018).

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi perpecahan yang dapat melemahkan perjuangan Buruh, Fornas Bhinneka Tunggal Ika melakukan kaderisasi kepada Pekerja Indonesia. “Dengan semangat penanaman nilai-nilai persatuan diantara banyak perbedaan yang ada,” katanya.

Dengan begitu kompleksnya permasalahan yang dihadapi Bangsa Indonesia, lanjut dia, diprediksi berdampak pada kelompok pekerja/buruh. Maka, dalam menghadapi tantangan itu, Buruh Bhinneka Tunggal Ika mempercayakan Jokowi dua periode.

“Buruh Bhinneka Tunggal Ika ini murni gerakan perjuangan Buruh, tanpa mengesampingkan hak politik sebagai warga negara dan berdasarkan Rakornas I Fornas Bhinneka Tunggl Ika serta kesepakatan bersama pengurus dan anggota untuk menetapkan pilihan kami pada Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Capres – Cawapres 2019,” ujar Alson.

Dia menegaskan, persoalan buruh ke depan pun diprediksi tak kalah kompleksnya. Tantangan berat yang dihadapi itu sudah terlihat mulai dari persaingan tenaga kerja yang terbuka antar Negara-Negara Asean (MEA), bahkan sampai tantangan revolusi Industri yang disebut dengan 4.0. Dia pun berharap Buruh Indonesia siap menghadapi tantangan ini.

“Buruh dan Pekerja Indonesia haruslah menentukan mau kemana arah perjuangan kedepan. Partisipasi dan gagasan dari teman-teman para Buruh perlu diikat dalam kesatuan, ayo kita bersama-sama menghadapi tantangan di depan,” tutupnya.(Jepri/Michael)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*