Breaking News

Belum Ada Tersangka, Bertambah Menjadi 33 Orang, Kejaksaan Agung Kembali Periksa Saksi Untuk Kasus Korupsi Swakelola Suku Dinas PU Jakarta Pusat

Belum Ada Tersangka, Bertambah Menjadi 33 Orang, Kejaksaan Agung Kembali Periksa Saksi Untuk Kasus Korupsi Swakelola Suku Dinas PU Jakarta Pusat.

Penyidik Kejaksaan Agung kembali memanggil saksi untuk diperiksa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi atau penyalahgunaan Dana Kegiatan Swakelola pada Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Pusat Tahun Anggaran 2013-2014.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) M Rum membeberkan, Tim Penyidik telah mengagendakan dan melakukan pemanggilan secara patut terhadap Saksi Purwanti Suryandari, ST jabatan Kepala Unit Pengelola Data dan Informasi Suku Dinas Tata Air DKI Jakarta atau mantan Kasi Perencanaan Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat.

“Sekitar pukul 10.00 Wib telah hadir Saksi Purwanti Suryandari, ST memenuhi panggilan Penyidik dan yang bersangkutan hanya melakukan klarifikasi terhadap dokumen-dokumen yang telah disita oleh Penyidik,” ujar M Rum, Selasa (7/2/2017).

Dia menambahkan, penyidik masih mendalami keterangan para saksi sehingga belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Disampaikan M Rum, dalam pengusutan kasus ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan Saksi sebanyak 33 (tiga puluh tiga) orang.

Proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana kegiatan swakelola pada Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Pusat bersumber dari APBD dan APBD-P sebesar Rp. 92.271.189.692,- (sembilan puluh dua milyar dua ratus tujuh puluh satu juta seratus delapan puluh sembilan ribu enam ratus sembilan puluh dua ribu rupiah) Tahun Anggaran 2013-2014, masih terus berjalan.

“Penyidik masih terus mendalami,” ujar M Rum.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*