Breaking News

Batas Waktu 15 Hari, Surat Dakwaan Ratna Sarumpaet Belum Rampung, Tim Jaksa Gabungan Intensifkan Kerja

Habib Bahar Bin Smith Mulai Disidangkan.

Waktu penyusunan Surat Dakwaan bagi Tim Jaksa Gabungan adalah selama 15 Hari. Hal itu diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) No 36 tahun 2011.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri mengakui, untuk surat dakwaan kasus berita bohong atau hoaks dengan tersangka Tokoh Aktivis Nasional Ratna Sarumpaet, belum rampung seratus persen.

Mukri menjelaskan, Tim jaksa gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan kini tengah intensif menyusun dan merumuskan berkas surat dakwaan kasus berita bohong (hoaks) atas nama tersangka Ratna Sarumpaet itu.

“Sedang dirumuskan dan disusun surat dakwaannya agar sempurna. Bila sudah rampung siap dilimpahkan ke pengadilan,” ujar Dr Mukri, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/02/2019).

Menurut Mukri, belumlah mencapai deadline penyusunan dakwaan itu. Sebab, sebagaimana diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) No 36 tahun 2011 jaksa diberi waktu 15 hari merumuskan dan menyusun surat dakwaan untuk dilimpahkan ke pengadilan.

“Saya kira dalam waktu dekat segera selesai surat dakwaannya. Jadi ditunggu saja,” tutur mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Yogyakarta itu.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerbitkan surat pemberitahuan hasil penyidikan terhadap perkara pidana atas nama tersangka Ratna Saumpaet sudah lengkap (P21) dengan nomor: B-932/0.1.4/Euh.1/1/2019 ter tanggal 30 Januari 2019 yang ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya.

Ratna Sarumpaet ditetapkan jadi tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana penyebaran informasi bohong atau hoaks. Selain itu, Ratna Sarumpaet juga diduga melanggar Pasal 28 ayat (3) jo Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*