Breaking News

Aktivis Se-Indonesia Akan Deklarasikan ‘Pawai Nasional’

Aktivis Se-Indonesia Akan Deklarasikan ‘Pawai Nasional’.

Situasi nasional yang semakin tak menguntungkan bagi masyarakat Indonesia mendorong para aktivis untuk bergerak. Dalam waktu dekat ini, para aktivis se-Indonesia akan mendeklarasikan ‘Gerakan Pawai Nasional’ untuk bergerak di daerah-daerah membangun kesadaran masyarakat atas situasi nasional yang kian mencemaskan ini.

 

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Taufik Amrullah, menyampaikan, situasi nasional Indonesia yang sedang mengalami pembelahan akibat kontestasi politik dan mengarah pada potensi disintegrasi bangsa membuat prihatin aktivis pergerakan.

 

Menurut Taufik,  mereka akan bergerak secara nasional dan membuat kampanye di tiap-tiap daerah dalam wadah besar bernama Pawai Kebangsaan.

 

Lebih lanjut, Direktur Progres Indonesia itu menyatakan bahwa situasi hari ini tidak menguntungkan Indonesia sebagai sebuah bangsa. Pawai Kebangsaan dibuat untuk menyebarkan kesadaran baru kepada rakyat dan pemerintah akan pentingnya persatuan.

 

“Saya kira, ada beberapa situasi nasional yang perlu dicermati oleh kita dan pemerintah. Yang pertama, adanya potensi pembelahan yang tajam yang disebabkan oleh pilihan politik. Yang kedua, kampanya Pancasila dan Deradikalisasi yang massif yang digencarkan oleh Jokowi yang nampaknya itu menjadi pembenaran untuk menggebuk kelompok yang selama ini berseberangan dengan pemerintah. Dan jika ini dikerjakan terus secara sistematis oleh pemerintah, ada potensi bahaya karena akan ada aksi kekerasan negara pada rakyat secara sistematis”, katanya, dalam keterangan persnya, Senin (23/10/2017).

 

Taufik menjelaskan, karena keprihatinan itu semua, maka Pawai Kebangsaan menjadi ikhtiar yang mesti diseriusi dan dikerjakan. Ini adalah kerja besar untuk memberikan narasi baru persatuan, kebangsaan dan masa depan di tengah situasi yang tidak menentu ini.

 

“Kami akan deklarasikan Pawai Kebangsaan dari Sabang, Aceh. Tapi secara serentak, jejaring aktivis yang sejak 1998 masih saling berkomunikasi juga sudah siap bergerak. Mereka akan launching di tempat yang sama, masing-masing di tanggal tersebut. Adapun peserta Pawai Kebangsaan adalah aktivis lintas organisasi dan tokoh-tokoh nasional dan daerah yang peduli dengan bangsa ini,” ujarnya.

 

Taufik juga menjelaskan bahwa di Sabang nanti, selain acara Deklarasi Pawai Kebangsaan, juga akan ada Panggung Rakyat dan Upacara Hari Sumpah Pemuda di titik nol Indonesia. Politisi Fahri Hamzah direncanakan menjadi inspektur upacara. Beberapa anggota DPR dan DPD asal Aceh mengaku akan hadir.

 

Sementara itu, Walikota Sabang Nazaruddin mengaku sudah menyiapkan daerahnya untuk menjadi tuan rumah berbagai acara nasional Sumpah Pemuda di daerahnya.

 

Salah satu inisiator Pawai Kebangsaan, Bambang Prayitno menyatakan bahwa selain masalah disintegrasi, ada masalah lain yang perlu jadi catatan tebal rakyat.

 

“Ini pemerintahan Jokowi terus menerus membangun infrastruktur. Tapi seolah-olah abai atas jeritan rakyat akibat kelaparan dan kesusahan mencari pekerjaan. Berbagai kegiatan ekonomi mengalami kelesuan. Sementara daya dukung pemerintah untuk mengatasi masalah ini seperti tidak ada. Kesenjangan ekonomi di negara kita makin lebar jurangnya. Rakyat makin lama makin kehilangan harapan. Aktivis dan anak-anak muda yang tersebar di seluruh Indonesia, datang lewat Pawai Kebangsaan untuk menguatkan rakyat. Memberikan mereka harapan dan semangat baru,” ujarnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*