Breaking News

Aktivis Mahasiswa Alami Kekerasan Aparat di Palangkaraya, Gelar Aksi Solidaritas di Mabes Polri, GMKI Jakarta Desak Kapolri Copot Kapolda Kalimantan Tengah

Aktivis Mahasiswa Alami Kekerasan Aparat di Palangkaraya, Gelar Aksi Solidasritas di Mabes Polri, GMKI Jakarta Desak Kapolri Copot Kapolda Kalimantan Tengah.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jakarta melakukan aksi solidaritas di depan Markas Besar Polisi Indonesia (Mabes Polri) di Jalan Trunojoyo No.3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat 24 November 2017.

 

Aksi solidaritas yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa dari GMKI Cabang Jakarta tersebut untuk menuntut keadilan terhadap mahasiswa yang mendapat perlakuan yang tidak adil dari aparat kepolisian di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

 

Aksi tersebut dipimpin oleh Ketua Bidang 3 GMKI Cabang Jakarta,  Doni Manurung. Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian agar mencopot Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah.

 

“Kami meminta agar Bapak Kapolri, Bapak Tito Karnavian untuk mencopot Kapolda Kalimantan Tengah,” kata Doni dalam orasinya.

 

Doni menjelaskan, rekan-rekan mahasiswa di Kota Palangkaraya mendapat tindakan yang tidak baik dari aparat kepolisian setempat.

 

“Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara kami yang ada di Palangkaraya yang diperlakukan tidak adil oleh aparat kepolisian setempat,” ucapnya.

 

GMKI Cabang Palangkaraya, ia menambahkan, melakukan aksi damai pada Minggu 19 November di Kota Palangkaraya untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Menteri Agraria yang sedang melakukan kunjungan di daerah tersebut.

 

Aksi yang dilakukan oleh GMKI Cabang Palangkaraya berujung ricuh dengan aparat kepolisian setempat.

Dalam bentrokan tersebut, terjadi tindakan pemukulan terhadap sejumlah aktivis mahasiswa yang dilakukan oleh aparat kepolisian termasuk terhadap Ketua GMKI Cabang Palangkaraya.

 

Bahkan menurut Doni, tindakan represif tersebut dilakukan juga kepada aktivis perempuan yang berujung pada pelecehan.

 

“Seorang aktivis perempuan yang mendapat pelecehan dari aparat kepolisian. Ketua GMKI Cabang Palangkaraya diseret dan bajunya ditarik sampai bajunya terbuka,” ujarnya.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*