Breaking News

Aktivis HMI: Hentikan Terorisme, Jangan Bunuhi Masyarakat, Kami Akan Lawan Balik

Aktivis HMI: Hentikan Terorisme, Jangan Bunuhi Masyarakat, Kami Akan Lawan Balik.

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Abdullah Amas menyerukan kepada para pelaku tindak terorisme dan pengeboman di Surabaya untuk berhenti mengusik dan membunuhi warga. Sebab, masyarakat Surabaya adalah masyarakat Cinta Damai, yang kalau diusik akan melawan menyerang balik terorisme.

Mantan Wakil Sekjen PB HMI itu menilai, upaya menebar serangkaian teror di Surabaya akan gagal, karena pada dasarnya elemen masyarakat menyukai harmoni.

“Masyarakat Surabaya cinta harmoni dan kalem dengan peristiwa yang belum ditemukan fakta yang kuat latar belakangnya,” ujarnya, Rabu (16/05/2018).

Maka, lanjut dia, jika melihat postingan orang-orang Jatim itu cool. “Mereka tidak over, Surabaya pancen kalem ben ati ayem,” ujar mantan Seketaris Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Bangkalan tahun 2012 ini.

Abdullah Amas menambahkan, masyarakat Surabaya atau juga kota-kota di sekitarnya tetap bekerja seperti biasa. “Tapi jangan usik dan jangan bunuhi masyarakat, pasti melawan dan serang balik. Surabaya pancen ngopi, kita percaya aparat keamanan bekerja dengan baik dan sejauh ini so far so good,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan kabar duka yang mendalam atas tewasnya belasan korban bom dan korban terluka lain. Pihaknya juga akan melakukan kajian dan upaya menjaga persaudaraan dengan elemen lain di Surabaya.

“Surabaya kota lautan sedulur, jiwanya determinasi, kreatifitas dan sikap guyub takkan terpecah oleh provokasi,” ujarnya.

Aura damai kota Surabaya ini, menurutnya, takkan merisaukan investor dan berbagai elemen yang beraktivitas di kota ini. “Pada dasarnya ini kota besar tapi mayoritas masyarakatnya tidak neko-neko,” pungkasnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*