Breaking News

Aksi Sejak Pagi, Hingga Malam Menteri Rini Juga Tak Pedulikan Buruh PT Pelindo I di Depan Kantornya

Aksi Sejak Pagi, Hingga Malam Menteri Rini Juga Tak Pedulikan Buruh PT Pelindo I di Depan Kantornya. Para buruh dari PT Pelindo I Belawan menggelar sholat maghrib di trotoar depan Kantor Kementerian BUMN, di di Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 13, Jakarta Pusat, Senin malam (06/03/2017).

Hingga malam, para buruh PT Pelindo I Belawan yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian BUMN, di di Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 13, Jakarta Pusat, tidak kunjung bergeser dari tempatnya.

 

Soalnya, Sang Menteri yang berkuasa dalam penanganan persoalan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tidak menampakkan batang hidungnya untuk menjumpai buruh.

 

Para buruh yang tergabung dalam Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejatera Indonesia (PK SBSI) Kopkarpel UPTK Belawan-Pelindo I dari Federasi Industri, Kesehatan, Energi dan Pertambangan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FIKEP SBSI) Medan itu sudah sembilan hari menggelar aksi damai di depan Istana Negara dan ke Kementerian BUMN. Sebelum tiba di Jakarta, para buruh PT Pelindo I itu melakukan aksi long march dari Kota Medan ke Jakarta sejak Jumat 20 Januari 2017, berjalan kaki selama 40 hari dengan menempuh jarak 2000 kilometer.

 

Pantauan di lapangan, hingga maghrib, para buruh masih bertahan di depan Kantornya Menteri Rini. Para buruh juga menggelar sholat maghrib di trotoar.

 

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC SBSI) yang juga Koordinator Aksi, April Waruwu mengatakan, meskipun dilarang, mereka akan tetap bertahan di depan Kementerian BUMN.

 

“Kami mau gimana lagi. Kami tidak punya tempat. Rumah kami di Medan. Di sini kami ya tak punya tempat,” kata April di depan kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin malam (06/03/2017).

 

Ratusan buruh tersebut masih mempertanyakan sikap pemerintah yang hingga saat ini tidak memperdulikan nasib mereka. Presiden RI, Jokowi yang pernah berjanji untuk mewujudkan Nawacita saat menjadi calon presiden 2014 lalu dianggap telah ingkar.

 

Sudah satu Minggu lebih ratusan buruh karyawan PT Pelindo I tersebut berada di Jakarta. April mengatakan, hingga saat ini belum ada respon dari pemerintah untuk menanggapi persoalan mereka.

 

“Apa seperti ini sikap pemerintah sama rakyatnya? Kami sudah seminggu di sini tapi pemerintah tidak perduli sama kami. Hati pemerintah ini melihat rakyatnya seperti ini? Mana realisasi janji Nawacitanya Pak Jokowi?” ujar April.

 

April menyampaikan, mereka akan tetap bertahan sampai Presiden Joko Widodo memberikan kepastian atas nasib ratusan buruh PT Pelindo I Belawan itu.(Nando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*