Breaking News

Aduan Pungli Terbanyak di Kemendagri, Kejaksaan Bersih

Aduan Pungli Terbanyak di Kemendagri, Kejaksaan Bersih.

Tim Satuan Bersama Pungutan Liar (Saber Pungli) menyambangi Kejaksaan Agung (Kejagung). Kedatangannya dalam rangka koordinasi tugas dan fungsi Saber Pungli dengan instansi Adhyaksa.

Dalam pemaparannya, Ketua Harian Saber Pungli, Komjen (Pol) Putut Eko Bayu Seno menyatakan, kali ini Kejaksaan RI termasuk dalam kategori salah satu institusi penegak hukum yang bersih dari pungli.

Putut yang juga menjabat Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri itu mengatakan, selama periode 2016-2018 terdapat 36 ribu aduan dari masyarakat melalui pesan pendek, website, surat elektronik dan aduan langsung.

Dari aduan tersebut ada 13 ribu aduan yang tidak dapat ditangani, 12 ribu dapat ditindaklanjuti dan 1.393 perkara diproses ke pengadilan tindak pidana korupsi.

“50 persen masalah pelayanan masyarakat, 20 persen perizinan,” kata Putut kepada wartawan di sela-sela Rapat Kordinasi Tim Saber Pungli di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).

Dia mengungkapkan, institusi pemerintah paling banyak terjadi kasus pungli yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Polri. Sedangkan provinsi yang paling banyak kasus pungli diantaranya Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten dan Sumatera Utara.

“Hasil operasi tangkap tangan sampai dengan saat ini sejumlah 7.439 kasus,” ujar Putut.

Kendati demikian, lanjutnya, tidak semua operasi tangkap tangan itu diajukan ke pengadilan, karena sebagian dikembalikan ke institusi yang bersangkutan untuk dijatuhi sanksi administrasi. Sejumlah perkara yang tidak diproses ke meja hijau dikarenakan biaya proses hukum tidak sebanding dengan nilai pungutan liarnya.

Putut menegaskan, perkara yang tidak dibawa ke meja hijau diserahkan ke internal institusi yang bersangkutan. “Mereka dijatuhi sanksi administrasi, mulai dari pencopotan jabatan,” pungkasnya.(Richard)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*