Breaking News

90 Hari Ditahan Di Sel, Berkas Tak Kunjung Final, Mengeluh Sakit Jessica Diperiksa Dokter

Tak kunjung naik ke persidangan, Jessica mengeluh sakit di dalam sel tahanan.

Jessica Kumala Wongso– si tersangka penabur sianida ke dalam kopi Wayan Mirna Salihin, mengeluh sedang alami sakit di bagian dada. Dia pun dikeluarkan dari sel tahanannya untuk melakukan pemeriksaan oleh Dokter dari Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Jessica mengeluh kesakitan di bagian dada sebelah kiri. Dari Hasil pemeriksaan yang dilakukan, jantung tersangka berada dalam batas normal.
Polda Metro Jaya mendatangkan dokter spesialis jantung untuk melakukan pemeriksaan kepada Jessica yang sempat mengeluh kesakitan pada Senin malam, 25 April 2016.

“Hasil dari pemeriksaan rekam jantung itu, jantung tidak ada masalah dalam batas normal. Kemudian saya periksakan dokter, saya foto rontgen juga dalam batas normal,” jelas Musyafak di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Polisi sengaja mendatangkan dokter spesialis jantung karena terus mengeluh kesakitan. Jessica yang mengeluh kesakitan di bagian dada diduga karena peregangan otot. Kondisi tersangka saat inisudah mulai membaik dari hari sebelumnya.

Dalam pemeriksaan ini, ada tiga dokter yang menangani pemeriksaan jantung tersangka. Ketiga dokter tersebut merupakan spesialis penyakit, radiolog, dan dokter umum.

“Sekarang sudah ada perubahan, sudah ada perbaikan dan ada kesembuhan. Yang tadinya agak sering, sekarang cuma sekali dua kali. Makanya tetap saya tindaklanjuti, saya buktikan bahwa memang jantung dan parunya dalam batas normal, itu urgensinya,” ucapnya.

Usai dilakukan pemeriksaan, Jessica Kumala Wongso langsung dikembalikan ke Rutan Polda Metro Jaya.

Selain itu, terkait dengan masa penahanan terhadap tersangka penabur racun sianida tersebut, akan berakhir pada rabu 28 April 2016. Namun, masa penahanan terhadap Jessica akan diperpanjang selama 30 hari kedepan.

“Perpanjangan penahanan ya, atas kasus jessica sampai 30 hari ke depan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti, Rabu (27/4/2016).

Menurutnya, perpanjangan penahanan itu dilakukan setelah mendapatkan izin dari pengadilan untuk melengkapi berkas perkara tersangka.

“Statusnya tahanan penyidikan atas izin pengadilan. Intinya, kami perpanjang masa penahanannya,”tambahnya.

Jessica harus bertahan didalam tahanan selam 30 hari kedepan karena berkas perkaranya yang tidak kunjung lengkap atau belum dinyatakan P21.

Jessica yang ditahan sejak tanggal 30 Januari lalu di Mapolda Metro Jaya. Dia sudah menetap di sel tahanan selama 90 hari pada tanggal 28 April 2016. Jika dalam perpanjangan masa penahanan ini berkas perkara Jessica belum dinyatakan menjadi P21, maka tersangka akan dibebaskan.(Tornando)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*